Sambil Menangis, Putri Candrawathi Mengaku Takut saat Diperiksa Ahli Poligraf

Rabu, 14 Desember 2022 - 15:07 WIB
Dengan kondisi itu, Putri tak bisa berbuat banyak. Putri pun mencoba menceritakan peristiwa kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada dirinya. "Saya menangis karena di dalam ruangan itu hanya ada dua orang pria, saya harus ceritakan peristiwa kekerasan seksual yang saya alami tanpa didampingi oleh psikolog atau wanita di dalam ruangan. Saat itu saya hanya bisa menangis tetapi diminta untuk melanjutkan, dan saya melanjutkan karena saya takut dibilang tidak kooperatif dalam pemeriksaan," tandasnya.

Baca juga: Ahli Poligraf Sebut Bharada E dan Ricky Rizal Jujur soal Penembakan Brigadir J

Sebelumnya, terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo merasa pertanyaan saksi ahli poligraf Aji Febriyanto Ar-Rosyid saat memeriksa istrinya, Putri Candrawathi, tak terkait perkara pembunuhan berencana.

"Tetapi ini faktalah Yang Mulia, tidak ada hubungannya dalam perkara 340 ahli tanyakan ke istri saya," kata Sambo saat menanggapi pernyataan Aji dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sambo juga merasa, pembuktian yang disampaikan Ajo merupakan isu pesanan penyidik. Ia pun kecewa atas tindakan Aji. "Kami menghendaki bahwa sangatlah disayangkan dalam pembuktian yang dilakukan oleh Puslabfor ini, hanya berdasarkan isu kemudian titipan penyidik," ucap Sambo.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!