Pengamat: Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19 Perkuat Kinerja Polri
Selasa, 13 Desember 2022 - 19:53 WIB
Pria yang akrab dipanggil Simon merupakan doktor Program Studi Ilmu Ekonomi dan Bisnis lulusan doktor konsentrasi Strategic Management di Universitas Trisakti. Ngasiman menyampaikan faktor perencanaan strategis dan transformasi organisasi menjadi faktor penentu yang menyebabkan pencapaian kinerja organisasi dalam hal ini Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
Baca juga: Ini Alasan Ahli Kesehatan Desak Kemenkes Segera Izinkan Booster Kedua untuk Umum
“Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 mampu memperkuat pengaruh perencanaan dan transformasi strategis terhadap kinerja Polri,” ungkap Simon, Selasa (13/12/2022).
Dua variabel independen tersebut yakni, strategic planning dan strategic transformation menjadi faktor penentu tercapainya kinerja organisasi, dan setelah ada kebijakan Covid-19 yang bersifat dinamis, mampu memperkuat pengaruh perencanaan strategis dan transformasi strategis terhadap kinerja Polri secara keseluruhan.
Di lihat dari faktor internal organisasi, partisipasi manajemen dalam pengendalian dan mengatasi Covid-19 tampak saling bersinergi antara satu bagian dengan bagian lainnya sehingga menghasilkan dan memengaruhi kinerja organisasi secara positif.
“Faktor yang paling lemah dalam pencapaian kinerja organisasi adalah komunikasi pemerintah terhadap pelaksanaannya di masyarakat. Hal ini terjadi karena luasnya bidang dan aktor stakeholders yang harus dijangkau oleh Polri dalam rangka penanganan pandemi,” katanya.
Baca juga: Ini Alasan Ahli Kesehatan Desak Kemenkes Segera Izinkan Booster Kedua untuk Umum
“Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 mampu memperkuat pengaruh perencanaan dan transformasi strategis terhadap kinerja Polri,” ungkap Simon, Selasa (13/12/2022).
Dua variabel independen tersebut yakni, strategic planning dan strategic transformation menjadi faktor penentu tercapainya kinerja organisasi, dan setelah ada kebijakan Covid-19 yang bersifat dinamis, mampu memperkuat pengaruh perencanaan strategis dan transformasi strategis terhadap kinerja Polri secara keseluruhan.
Di lihat dari faktor internal organisasi, partisipasi manajemen dalam pengendalian dan mengatasi Covid-19 tampak saling bersinergi antara satu bagian dengan bagian lainnya sehingga menghasilkan dan memengaruhi kinerja organisasi secara positif.
“Faktor yang paling lemah dalam pencapaian kinerja organisasi adalah komunikasi pemerintah terhadap pelaksanaannya di masyarakat. Hal ini terjadi karena luasnya bidang dan aktor stakeholders yang harus dijangkau oleh Polri dalam rangka penanganan pandemi,” katanya.
Lihat Juga :