5 Rekomendasi Mukernas II MUI Jelang Pemilu 2024
Sabtu, 10 Desember 2022 - 16:25 WIB
5. Media agar dapat bersikap netral tidak berpihak dan mendidik masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks dan narasi kebencian.
Ketua Organaizing Committe (OC) Mukernas II MUI, Asrori S Karni menyampaikan, pihaknya merasa terhormat bisa memberikan yang terbaik dalam memfasilitasi para ulama dan tuan guru untuk bermusyawarah. "Panitia ini semuanya generasi muda, ada genarasi z, generasi milenial, ada yang memang usianya muda dan jiwanya muda. Pokoknya tetap muda, sebagai bagian dari Mukernas," kata Asrori saat memberikan laporan panitia pelaksana dalam penutupan Mukernas.
Kegiatan yang digelar di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat ini, kata Asrori, dihadiri oleh 252 peserta. Mereka berasal dari utusan MUI Provinsi se-Indonesia, pimpinan ormas Islam, Pimpinan Komisi, Badan dan Lembaga (KBL), Dewan Pimpinan, hingga Dewan Pertimbangan MUI.
Mukernas dimulai dari Rapat Pimpinan MUI yang dipimpin Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Maruf Amin. Kemudian, KH Maruf Amin membuka Mukernas II dalam kapasitasnya sebagai Wakil Presiden. Dalam Mukernas ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara MUI dengan BSI dan BPKH, serta melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) MUI Provinsi se-Indonesia.
"Ada dialog pemberdayaan umat, ada paparan pimpinan MUI, rapat komisi dan rapat pleno hasil komisi serta penutupan Mukernas. Juga penghargaan pada beberapa MUI Provinsi terbaik (hasil Monev)," ujarnya.
Ketua Organaizing Committe (OC) Mukernas II MUI, Asrori S Karni menyampaikan, pihaknya merasa terhormat bisa memberikan yang terbaik dalam memfasilitasi para ulama dan tuan guru untuk bermusyawarah. "Panitia ini semuanya generasi muda, ada genarasi z, generasi milenial, ada yang memang usianya muda dan jiwanya muda. Pokoknya tetap muda, sebagai bagian dari Mukernas," kata Asrori saat memberikan laporan panitia pelaksana dalam penutupan Mukernas.
Kegiatan yang digelar di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat ini, kata Asrori, dihadiri oleh 252 peserta. Mereka berasal dari utusan MUI Provinsi se-Indonesia, pimpinan ormas Islam, Pimpinan Komisi, Badan dan Lembaga (KBL), Dewan Pimpinan, hingga Dewan Pertimbangan MUI.
Mukernas dimulai dari Rapat Pimpinan MUI yang dipimpin Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Maruf Amin. Kemudian, KH Maruf Amin membuka Mukernas II dalam kapasitasnya sebagai Wakil Presiden. Dalam Mukernas ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara MUI dengan BSI dan BPKH, serta melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) MUI Provinsi se-Indonesia.
"Ada dialog pemberdayaan umat, ada paparan pimpinan MUI, rapat komisi dan rapat pleno hasil komisi serta penutupan Mukernas. Juga penghargaan pada beberapa MUI Provinsi terbaik (hasil Monev)," ujarnya.
(abd)
Lihat Juga :