Ini Alasan PDIP Copot Rieke Diah Pitaloka dari Kursi Pimpinan Baleg
Kamis, 09 Juli 2020 - 12:55 WIB
Ketua Fraksi PDIP DPR, Utut Utut Adianto mengatakan Fraksi PDIP telah meluncurkan surat ke Kesekjenan DPR yang isinya pergantian Wakil Ketua Baleg dari Rieke Diah Pitaloka kepada M Nurdin. Foto/SINDOphoto
JAKARTA - Politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka resmi dicopot dari posisinya sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR. Selanjutnya posisinya digantikan M Nurdin.
Ketua Fraksi PDIP DPR, Utut Utut Adianto mengatakan Fraksi PDIP telah meluncurkan surat ke Kesekjenan DPR yang isinya pergantian Wakil Ketua Baleg dari Rieke Diah Pitaloka kepada M Nurdin. (Baca juga: Fraksi PDIP Buka-Bukaan Alasan Copot Rieke Diah Pitaloka)
”Pergantian ini tentu bukan semata-mata untuk penyegaran atau rotasi biasa. Kita tahu bahwa dalam waktu dekat, Baleg akan penuh dengan tugas-tugas berat. Kalau kita lihat Omnibus Law sudah mendekati titik-titik yang krusial. Selain Omnibus, tentu saja ada RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP),” ujar Utut kepada wartawan di ruang Fraksi PDIP, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020).
Dikatakan Utut, M Nurdin yang berlatar belakang polisi sangat paham persoalan-persoalan di Baleg karena pernah menjadi Kapolda yang tugas utamanya mengawasi. ”Apakah itu berarti Mbak Rieke dianggap tidak mampu? Tidak. Tetapi frekuensi pasukan yang kita tingkatkan secara intermental terkait dengan bidangnya,” jelasnya.
Ketua Fraksi PDIP DPR, Utut Utut Adianto mengatakan Fraksi PDIP telah meluncurkan surat ke Kesekjenan DPR yang isinya pergantian Wakil Ketua Baleg dari Rieke Diah Pitaloka kepada M Nurdin. (Baca juga: Fraksi PDIP Buka-Bukaan Alasan Copot Rieke Diah Pitaloka)
”Pergantian ini tentu bukan semata-mata untuk penyegaran atau rotasi biasa. Kita tahu bahwa dalam waktu dekat, Baleg akan penuh dengan tugas-tugas berat. Kalau kita lihat Omnibus Law sudah mendekati titik-titik yang krusial. Selain Omnibus, tentu saja ada RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP),” ujar Utut kepada wartawan di ruang Fraksi PDIP, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020).
Dikatakan Utut, M Nurdin yang berlatar belakang polisi sangat paham persoalan-persoalan di Baleg karena pernah menjadi Kapolda yang tugas utamanya mengawasi. ”Apakah itu berarti Mbak Rieke dianggap tidak mampu? Tidak. Tetapi frekuensi pasukan yang kita tingkatkan secara intermental terkait dengan bidangnya,” jelasnya.
Lihat Juga :