Peranan KUPI Dinilai Sangat Strategis dan Dibutuhkan Desa
Jum'at, 25 November 2022 - 21:27 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar memberikan keterangan pers saat menghadiri KUPI ke-2 di Pondok Pesantren Hasyim Asyari, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah, Kamis (24/11/2022) malam. FOTO/IST
JAKARTA - Peran Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) dinilai sangat strategis dan dibutuhkan desa. Karena itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyusun arah kebijakan pembangunan desa yang berpihak kepada keterlibatan perempuan.
Hal ini disampaikan Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat menghadiri KUPI ke-2 di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah. Menurutnya, kebijakan pembangunan di 74.961 desa membutuhkan sentuhan KUPI yang merupakan pemimpin informal.
"Pemimpin informal punya akses ke seluruh komunitas agar kebijakan pembangunan desa itu berpihak kepada perempuan akan berdampak positif pada percepatan peningkatan kapasitas perempuan," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar dalam keterangan tertulis, Jumat (25/11/2022).
Baca juga: Mendes Abdul Halim Bagikan 3 Tips bagi Santri Terjun ke Masyarakat
Hal ini disampaikan Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat menghadiri KUPI ke-2 di Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah. Menurutnya, kebijakan pembangunan di 74.961 desa membutuhkan sentuhan KUPI yang merupakan pemimpin informal.
"Pemimpin informal punya akses ke seluruh komunitas agar kebijakan pembangunan desa itu berpihak kepada perempuan akan berdampak positif pada percepatan peningkatan kapasitas perempuan," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar dalam keterangan tertulis, Jumat (25/11/2022).
Baca juga: Mendes Abdul Halim Bagikan 3 Tips bagi Santri Terjun ke Masyarakat
Lihat Juga :