Dampak Gempa Cianjur, BMKG Minta Masyarakat Waspada Longsor hingga Banjir Bandang
Senin, 21 November 2022 - 17:18 WIB
"Jadi pada lereng-lereng yang sudah rapuh, retak-retak karena diguncang gempa ini apabila hujan turun dikhawatirkan material-material yang terlepas atau yang terguncang gempa ini dapat tersapu oleh air hujan dan dapat memberikan dampak ikutan berupa longsor ataupun banjir bandang," katanya.
"Sehingga, kami mohon diwaspadai pula apabila sedang hujan, mohon tidak berada di dekat lereng ataupun menghindar dari bantaran sungai yang dikhawatirkan disitu juga berpotensi untuk mengalami banjir bandang," tambah Dwikorita.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan hingga saat ini tercatat sebanyak 46 orang meninggal dunia dan 700-an orang luka-luka akibat gempa M5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
"Tentu saja apa yang kami sampaikan ini akan terus berkembang, khususnya jumlah korban dan luka-luka. Ini kami barusan mendapatkan informasi dan ini pak Bupati Cianjur juga sudah menyampaikan ke media, ini sekarang sudah ada 46 orang yang meninggal, sudah ada di RSUD Kabupaten Cianjur," ungkap Suharyanto saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (21/11/2022).
"Sehingga, kami mohon diwaspadai pula apabila sedang hujan, mohon tidak berada di dekat lereng ataupun menghindar dari bantaran sungai yang dikhawatirkan disitu juga berpotensi untuk mengalami banjir bandang," tambah Dwikorita.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan hingga saat ini tercatat sebanyak 46 orang meninggal dunia dan 700-an orang luka-luka akibat gempa M5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
"Tentu saja apa yang kami sampaikan ini akan terus berkembang, khususnya jumlah korban dan luka-luka. Ini kami barusan mendapatkan informasi dan ini pak Bupati Cianjur juga sudah menyampaikan ke media, ini sekarang sudah ada 46 orang yang meninggal, sudah ada di RSUD Kabupaten Cianjur," ungkap Suharyanto saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (21/11/2022).
(maf)
Lihat Juga :