Relawan ABJ Optimistis Jokowi Bersedia Jadi Sekjen PBB

Rabu, 16 November 2022 - 19:59 WIB
Jokowi dalam sambutannya pada G20, mendorong negara-negara G20 agar bersama-sama menghentikan perang. Jokowi berharap seluruh negara harus menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB secara konsisten. “Kita semua memiliki tanggung jawab, tidak hanya untuk rakyat kita, tetapi juga untuk rakyat dunia. Bertanggung jawab artinya menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip piagam PBB secara konsisten,” kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Serahkan Presidensi G20 kepada India

Jokowi pun mengajak negara-negara G20 agar tidak memecah belah dunia dan tidak membiarkan dunia jatuh ke dalam perang dingin. Sebagai negara demokrasi yang memiliki 17.000 pulau dan 1.300 suku bangsa, Indonesia menyadari pentingnya dialog untuk mempertemukan perbedaan.

“Dalam forum ini salah satu yang menjadi kekuatan kepempinan indonesia adalah berani meminta semua pihak untuk menghentikan perang. Akar masalah dunia kan antara lain perang. Bakal banyak krisis dari perang,” kata Umbas.

Umbas mengatakan Pembukaan UUD 1945 antara lain menyebutkan Indonesia turut melaksanakan ketertiban dunia. Amanat konstitusi tersebut diwujudkan oleh Jokowi dalam berbagai partisipasi dan kontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Misalnya, ketika bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin di Moskwa dan dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Kyiv, Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!