Survei Gallup Sebut Polri Terbaik Nomor 5 di Dunia, Perindo: Seharusnya Dipertahankan

Senin, 31 Oktober 2022 - 09:40 WIB
Pengamat militer dan intelijen ini menyebut, peristiwa pidana penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J oleh Irjen Pol Ferdy Sambo harus menjadi trigger bagi pembenahan manajemen maupun Sumber Daya Manusia (SDM) dalam tubuh institusi Polri.

Baca juga: Jenderal Sigit Ucapkan Terima Kasih Dukungan Moril Mantan Kapolri

”Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri harus mengikuti perkembangan zaman mengingat saat ini telah masuk dalam perkembangan siber 4.0 lalu 5.0. Pola bersih-bersih Polri harus juga ada test psikologi berkala dan pola pendidikan SDM,” katanya.

Mantan anggota Komisi I DPR ini menegaskan, sudah saatnya pimpinan Polri melakukan evaluasi dan melaksanakan test psikologi berkala. Termasuk pola pendidikan SDM dari tingkat Tamtama sampai Perwira Tinggi. Mengapa hal ini harus dilakukan, kata Nuning, karena dengan berjalannya waktu seseorang pasti alami dinamika kehidupan yang dapat memengaruhi psikologinya.

”Hal ini menjadi penting karena anggota Polri dalam kedinasannya bersenjata. Tujuan mulia untuk pengamanan masyarakat jangan sampai diselewengkan untuk perbuatan yang justru melawan hukum (oleh oknum penegak hukum),” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!