Elektabilitas Perindo Tembus 4,5%, Pengamat: Program Populis dan Salurkan Aspirasi Rakyat

Selasa, 25 Oktober 2022 - 17:25 WIB
Kedua, fenomena party switching juga sedikit banyak mempengaruhi pergerakan suara pemilih dan fluktuasi elektabilitas partai-partai. Menurutnya, party switching muncul dan tertangkap radar survei ketika tahapan pemilu sudah dilakukan.

Umumnya, pemilih partai tertentu bergeser atau memilih parpol lain, karena kurang merasa terwakili dengan sikap politik partai sebelumnya tersebut. "Nah, parpol nonparlemen, seperti Partai Perindo, yang belum punya kursi di Senayan berpotensi dilirik orang, karena dianggap masih fresh dan bisa menyalurkan aspirasi masyarakat," tegas Yusa'.

Baca juga: Survei Terbaru Litbang Kompas: Elektabilitas Perindo Tembus Parliamentary Threshold

Untuk diketahui, berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas pada Oktober 2022, elektabilitas Partai Perindo tembus 4,5% melampaui partai politik lain yang duduk di Senayan. Bila melihat survei tersebut, itu berarti Partai Perindo telah melampaui ambang batas parlemen atau (parliamentary threshold/PT) yang sebesar 4%.

Dalam riset tersebut, Litbang Kompas membandingkan dua survei terakhir yang menunjukkan elektabilitas Partai Perindo semakin menanjak menjelang Pemilu 2024. Jika pada Juni 2022 lalu, Partai Perindo berhasil meraih elektabilitas 3,3%, namun para Oktober 2022 ini meningkat menjadi 4,5%. Artinya, terdapat elektabilitas Partai Perindo saat ini naik sekitar 1,2% dari survei Litbang Kompas sebelumnya di Juni lalu. Dengan hasil survei tersebut, eksistensi Partai Perindo dinilai semakin kokoh.

"Di papan tengah elektabilitas parpol, makin kokoh eksistensi pemain baru dari papan bawah, yakni Partai Perindo. Jika pada Juni lalu, Partai Perindo baru meraih elektabilitas 3,3%, pada Oktober 2022 ini 4,5%," dikutip dari Harian Kompas, Selasa (25/10/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!