Kemendagri Dorong Penerapan Gerakan Kencana di Daerah
Rabu, 19 Oktober 2022 - 17:29 WIB
Safrizal menyoroti minimnya sumber daya manusia di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang rata-rata hanya memiliki 30 sampai 40 personel dengan anggaran terbatas. Padahal cakupan warga yang perlu mendapat pelayanan begitu banyak. Untuk itu, Ia meminta Pemda mengembangkan strategi pelibatan pentahelix dan berbagai pendekatan, misalnya menggencarkan komunikasi informasi dan edukasi rawan bencana melalui tempat-tempat ibadah, koran, televisi, iklan, SMS/WA broadcast sampai pemanfaatan sosial media.
Gerakan Kencana adalah inisiatif untuk memperkuat penanggulangan bencana di daerah melalui dukungan kecamatan sesuai dengan peran dan kewenangan yang dimiliki camat. "Strategi pelibatan Camat dalam kerangka Gerakan Kencana diharapkan akan memperluas jangkauan penerapan SPM sub urusan bencana dengan metode penerapan yang lebih tepat sasaran, efektif dan efisien dalam perspektif kewilayahan," katanya.
Melalui Gerakan Kencana diharapkan lebih banyak Camat berperan aktif dalam penanggulangan bencana di wilayahnya. Hal ini sejalan dengan penanganan pandemi dalam dua tahun terakhir.
FGD Konsultasi Publik ini menghasilkan beberapa rekomendasi tindak lanjut. BPBD, bagian Tata Pemerintahan, dan Camat perlu duduk bersama untuk mengidentifikasi dan merumuskan bagaimana strategi pelaksananaan Gerakan Kencana. Sebab, pada hakekatnya gerakan ini akan membantu terlaksananya tanggung jawab kepala daerah dalam pemenuhan SPM bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana maupun bagi korban bencana. Upaya ini perlu dilakukan agar dapat membagi peran dan kewenangan antara BPBD dan Kecamatan dalam kolaborasi penanggulangan bencana.
Gerakan Kencana adalah inisiatif untuk memperkuat penanggulangan bencana di daerah melalui dukungan kecamatan sesuai dengan peran dan kewenangan yang dimiliki camat. "Strategi pelibatan Camat dalam kerangka Gerakan Kencana diharapkan akan memperluas jangkauan penerapan SPM sub urusan bencana dengan metode penerapan yang lebih tepat sasaran, efektif dan efisien dalam perspektif kewilayahan," katanya.
Melalui Gerakan Kencana diharapkan lebih banyak Camat berperan aktif dalam penanggulangan bencana di wilayahnya. Hal ini sejalan dengan penanganan pandemi dalam dua tahun terakhir.
FGD Konsultasi Publik ini menghasilkan beberapa rekomendasi tindak lanjut. BPBD, bagian Tata Pemerintahan, dan Camat perlu duduk bersama untuk mengidentifikasi dan merumuskan bagaimana strategi pelaksananaan Gerakan Kencana. Sebab, pada hakekatnya gerakan ini akan membantu terlaksananya tanggung jawab kepala daerah dalam pemenuhan SPM bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana maupun bagi korban bencana. Upaya ini perlu dilakukan agar dapat membagi peran dan kewenangan antara BPBD dan Kecamatan dalam kolaborasi penanggulangan bencana.
(abd)
Lihat Juga :