Hasto Ungkap Sempat Ada Upaya untuk Mengganti Hari Pahlawan
Minggu, 09 Oktober 2022 - 12:41 WIB
"Zaman Pak Soeharto, Pak Nugroho Noto Sutanto itu membuat dokumen untuk membelokkan sejarah, di mana hari Pahlawan itu mau diganti serangan umum 1 Maret. Tapi kemudian ditolak," tuturnya.
Dalam lukisan tersebut menunjukkan, wajah sejumlah tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia di antaranya Bung Karno, Jenderal Besar Sudirman, Jenderal Urip Suharjo, dan Bung Tomo.
"Itu yang dilepas, itu benderanya warna biru. Ya, biru itu dulu warna Belanda. Kalau sekarang kan ada warna biru lainnya juga ya," pungkas Hasto.
Baca juga: Memaknai Hari Pahlawan, Sri Mulyani: Setiap Masa Ada Tantangannya
Mantan Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ganip Warsito yang hadir bersebelahan dengan Hasto mengungkapkan, saat ini generasi muda bangsa Indonesia perlu meniru semangat juang Soekarno dan para pahlawan yang gugur di Medan perang.
"Melekat semangat para pahlawan Soekarno. TNI dengan berbagai tugas yang tidak ringan. Ini amanat dari bung Karno," kata Ganti Warsito.
Dalam lukisan tersebut menunjukkan, wajah sejumlah tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia di antaranya Bung Karno, Jenderal Besar Sudirman, Jenderal Urip Suharjo, dan Bung Tomo.
"Itu yang dilepas, itu benderanya warna biru. Ya, biru itu dulu warna Belanda. Kalau sekarang kan ada warna biru lainnya juga ya," pungkas Hasto.
Baca juga: Memaknai Hari Pahlawan, Sri Mulyani: Setiap Masa Ada Tantangannya
Mantan Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ganip Warsito yang hadir bersebelahan dengan Hasto mengungkapkan, saat ini generasi muda bangsa Indonesia perlu meniru semangat juang Soekarno dan para pahlawan yang gugur di Medan perang.
"Melekat semangat para pahlawan Soekarno. TNI dengan berbagai tugas yang tidak ringan. Ini amanat dari bung Karno," kata Ganti Warsito.
Lihat Juga :