SMRC: Puan Maharani Cenderung Tak Mendongkrak Suara PDIP
Kamis, 29 September 2022 - 15:12 WIB
”Ini berbeda dengan Gerindra misalnya, yang sudah menetapkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden definitif. Begitu pun dengan Golkar yang belum memiliki calon lain selain ketua umumnya, Airlangga Hartarto,” kata Saiful dalam
Untuk menjawab apa efek calon pada perolehan suara partai, SMRC melakukan studi eksperimental untuk melihat hubungan kausalitas antara calon dan partai. Survei dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022 dengan responden berjumlah 1.220 dengan margin of error ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%.
Dalam studi ini, pertama-tama yang diuji adalah variabel kontrol (T0), yakni pilihan pada PDIP. Ada 28 persen yang menyatakan akan memilih PDIP, yang menyatakan tidak akan memilih 43 persen, dan tidak tahu 29 persen.
Ketika diajukan pertanyaannya jika PDIP mencalonkan Puan Maharani untuk menjadi presiden, apakah responden juga akan memilih PDIP atau calon anggota DPR dari PDIP? Sebanyak 25 persen akan memilih PDIP tetapi 44 persen menyatakan tidak, dan 31 persen menjawab tidak tahu.
Saiful menjelaskan, untuk pertanyaan netral (kontrol), ada 28 persen yang menjawab akan memilih PDIP. Namun begitu ada nama Puan turun menjadi 25 persen. Suara PDIP mengalami sedikit penurunan.
“Mbak Puan tidak meningkatkan elektabilitas PDIP kalau dia dicalonkan,” jelas Doktor lulusan Ohio State University, Amerika Serikat, tersebut.
Untuk menjawab apa efek calon pada perolehan suara partai, SMRC melakukan studi eksperimental untuk melihat hubungan kausalitas antara calon dan partai. Survei dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022 dengan responden berjumlah 1.220 dengan margin of error ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%.
Dalam studi ini, pertama-tama yang diuji adalah variabel kontrol (T0), yakni pilihan pada PDIP. Ada 28 persen yang menyatakan akan memilih PDIP, yang menyatakan tidak akan memilih 43 persen, dan tidak tahu 29 persen.
Ketika diajukan pertanyaannya jika PDIP mencalonkan Puan Maharani untuk menjadi presiden, apakah responden juga akan memilih PDIP atau calon anggota DPR dari PDIP? Sebanyak 25 persen akan memilih PDIP tetapi 44 persen menyatakan tidak, dan 31 persen menjawab tidak tahu.
Saiful menjelaskan, untuk pertanyaan netral (kontrol), ada 28 persen yang menjawab akan memilih PDIP. Namun begitu ada nama Puan turun menjadi 25 persen. Suara PDIP mengalami sedikit penurunan.
“Mbak Puan tidak meningkatkan elektabilitas PDIP kalau dia dicalonkan,” jelas Doktor lulusan Ohio State University, Amerika Serikat, tersebut.
Lihat Juga :