Omongan Luhut Orang Luar Jawa Tidak Bisa Jadi Presiden Dinilai Objektif dan Rasional

Jum'at, 23 September 2022 - 13:20 WIB
Ketua Dewan Penasihat Kongres Advokat Indonesia HM Rusdi Taher menanggapi pernyataan Luhut Binsar Panjaitan yang mengatakan Orang Luar Jawa Jangan Mimpi Jadi Presiden. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Kongres Advokat Indonesia HM Rusdi Taher menanggapi pernyataan Luhut Binsar Panjaitan yang mengatakan "Orang Luar Jawa Jangan Mimpi Jadi Presiden ". Ditinjau dari aspek hukum yang dimaksud keadilan itu, ada keadilan komutatif dan ada keadilan distributif.

Dari berbagai aspek pendekatan menurut Rusdi Taher, baik yuridis maupun aspek sosiologis dan politik, pernyataan Luhut cukup objektif, rasional dan logis serta juga adil. Baca juga: Luhut Sebut Orang Luar Jawa Tak Bisa Jadi Presiden RI, Fadli Zon Singgung Politik Identitas



"Kita tidak primordial, tapi bagaimanapun juga kenyataan sosial di Indonesia maupun penduduk yang terbesar di Indonesia adalah Jawa. Berdasarkan keadilan distributif bahkan tidak adil kalau bukan orang Jawa yang menjadi Presiden," ujar Rusdi yang merupakan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta ini, Jumat (23/9/2022).

Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR ini minta, masyarakat harus berwawasan luas dan objektif. Di samping orang Jawa, cukup adil memenuhi rasa keadilan distributif jika yang memimpin Indonesia adalah orang Islam yang merupakan penduduk mayoritas (80%) umat Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!