Omongan Luhut Orang Luar Jawa Tidak Bisa Jadi Presiden Dinilai Objektif dan Rasional

Jum'at, 23 September 2022 - 13:20 WIB
"Yang penting memiliki kompetensi di tingkat nasional maupun internasional, artinya tidak asal orang Jawa ataupun asal orang Islam," papar Rusdi Taher.

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone dan Anggota Dewan Penasihat BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan ini menambahkan berdasarkan budaya atau filsafat orang Bugis, seorang pemimpin juga harus memiliki sifat Malempu atau jujur dalam perkataan dan perbuatan. Magetteng atau konsisten satu kata satu perbuatan dapat dipercaya, teguh pendirian, serta memiliki sifat Macca atau cerdas dan pintar.

Namun demikian yang diperlukan tidak cukup hanya cerdas dan pintar tapi juga arif, karenanya harus dikombinasi antara kecerdasan dan kearifan. Baca juga: Luhut: Kalau Kau Bukan Orang Jawa, Jangan Memaksakan Diri Jadi Presiden RI

"Seorang pemimpin harus memiliki sifat Warani, artinya berani dalam mengambil sikap meskipun tidak populis, berani mengatakan yang benar, berani mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk masyarakat luas," pungkas lulusan terbaik pada Pendidikan Pembentukan Jaksa tahun 1977 ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!