Penanganan Covid-19 Tak Maksimal, Wajar Presiden Marah
Kamis, 02 Juli 2020 - 22:39 WIB
Begitu pula terkait perkembangan ekonomi yang dinilai tidak menjanjikan bahkan mengkhawatirkan. "Itu bukan hanya kita yang mengakui, Presiden dan juga para pembantunya dan menterinya sekali pun mengakui bahwa ancaman krisis ekonomi yang sudah ada, bahkan orang mengatakan sudah krisis ekonomi saat ini," tuturnya.
Menurut Saleh, apa yang dikerjakan para menteri tidak sesuai dengan harapan Presiden. Begitu pula terkait dengan semakin banyaknya pengangguran, pemutusan hubungan kerja (PHK) dan lainya. Juga penyerapan anggaran yang sangat rendah.
Mengenai pernyataan Presiden bahwa penyerapan anggaran di sektor kesehatan yang disebutkan Jokowi mencapai Rp75 triliun tapi hanya terserap 1,53%, Saleh mengatakan data tersebut tidak benar.
"Bahwa anggaran yang masuk ke Kementerian Kesehatan itu kan memang usulannya kan kemarin mau dikasih Rp75 triliun, tetapi setelah diusulkan oleh Kementerian Kesehatan sekitar Rp69 triliun, yang disetujui oleh Kementerian Keuangan sejauh ini hanya Rp25,7 triliun, itu perlu dicatat," katanya.
Angka Rp25,7 triliun itu pun masih dalam proses revisi Dipa. "Jadi kalau Presiden mengatakan Anda (Menkes) dikasih Rp75 triliun tapi Anda penyerapan cuman 1,53% itu tidak betul karena anggarannya kan Rp25,7 triliun yang disetujui ya. Kalau yang pencairannya belum, yang cair itu baru Rp345 miliar dari total Rp25,7 triliun," paparnya.
Menurut Saleh, apa yang dikerjakan para menteri tidak sesuai dengan harapan Presiden. Begitu pula terkait dengan semakin banyaknya pengangguran, pemutusan hubungan kerja (PHK) dan lainya. Juga penyerapan anggaran yang sangat rendah.
Mengenai pernyataan Presiden bahwa penyerapan anggaran di sektor kesehatan yang disebutkan Jokowi mencapai Rp75 triliun tapi hanya terserap 1,53%, Saleh mengatakan data tersebut tidak benar.
"Bahwa anggaran yang masuk ke Kementerian Kesehatan itu kan memang usulannya kan kemarin mau dikasih Rp75 triliun, tetapi setelah diusulkan oleh Kementerian Kesehatan sekitar Rp69 triliun, yang disetujui oleh Kementerian Keuangan sejauh ini hanya Rp25,7 triliun, itu perlu dicatat," katanya.
Angka Rp25,7 triliun itu pun masih dalam proses revisi Dipa. "Jadi kalau Presiden mengatakan Anda (Menkes) dikasih Rp75 triliun tapi Anda penyerapan cuman 1,53% itu tidak betul karena anggarannya kan Rp25,7 triliun yang disetujui ya. Kalau yang pencairannya belum, yang cair itu baru Rp345 miliar dari total Rp25,7 triliun," paparnya.
Lihat Juga :