Dialog Damai dan Bermartabat Kunci Atasi Persoalan di Papua

Kamis, 02 Juli 2020 - 21:30 WIB
Selain itu, sambung dia, perlu dibangun kesadaran kolektif sebagai negara yang heterogen agar tidak muncul tirani mayoritas ataupun minoritas serta adanya playing victim. "Oleh karena itu kita harus rekonstruksi paradigma kita dengan kembali dalam balutan NKRI,” kata Suparji.(Baca juga: Pertemuan Kebudayaan Jadi Kunci Jaga Kebersamaan Indonesia )

Sementara itu, peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Cahyo Pamungkas beranggapan, cara terbaik merawat Integrasi Papua adalah dengan dialog damai dan bermartabat antara pemerintah pusat dengan masyarakat Papua.

“Pendekatan kesejahteraan, maupun otsus, apalagi represif tidak akan menyelesaikan persoalan Papua jika pemerintah tidak mengajak bicara masyarakat Papua yang masih cinta NKRI serta kelompok-kelompok politik Papua yang ingin merdeka,” kata Cahyo.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!