Ketum Muhammadiyah: Tantangan Indonesia adalah Menjadikan Agama Sumber Bernegara

Senin, 12 September 2022 - 07:10 WIB
Konsistensi itu, kata dia juga harus dilakukan terhadap dasar konstitusi seperti Pancasila dan UUD 1945. Diantaranya partai, elite dan tokoh bangsa dan negara, kata Haedar harus tetap konsisten menjadikan Pancasila, konstitusi 1945 dan dasar-dasar berbangsa tegak lurus di atas prinsip awal yang sudah diletakkan para pendiri bangsa.

"Pegang itu dan Muhammadiyah kawal itu. Karena apa? Biasa dalam perjalanan ketika kekuasaan itu menggoda, biasanya benih-benih mengganggu, menggerogoti, membelokkan konstitusi dan prinsip-prinsip bernegara itu mulai tumbuh,” ujarnya.

Untuk itu, Haedar juga mengajak setiap elemen Muhammadiyah mengawal demokrasi Indonesia agar tidak tercerabut dari akar sejarah dan akar konstitusi mengingat iklim demokrasi yang semakin liberal pasca reformasi.

“Muhammadiyah baru bisa menjadi pengawal jika dia tidak terlibat dalam politik partisan. Tetapi manakala Muhammadiyah terlibat dalam politik partisan atas nama apapun, kita tidak mungkin bisa menjalankan misi dakwah dan tajdid dalam setiap kontestasi politik,” kata dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!