Ketua Bidang Keagamaan Partai Perindo Bagikan Tips Terhindar Paham Radikalisme di Medsos

Kamis, 08 September 2022 - 09:54 WIB
Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Abdul Khaliq Ahmad menyoroti perihal paham radikalisme di Indonesia. Foto/MPI
JAKARTA - Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , Abdul Khaliq Ahmad menyoroti perihal paham radikalisme di Indonesia. Ia menyebut radikalisme umumnya berawal dari salah pahamnya memaknai perbedaan.

Menurutnya, perlu pemahaman yang tuntas terkait menyikapi perbedaan. Jika pemahaman itu tak tuntas, maka yang timbul hanyalah rasa benar sendiri dan akan memusuhi yang berbeda pandangan. Baca juga: Politikus Partai Perindo Apresiasi Kinerja Pemerintah Atasi Stunting



"Yang harus dipahami adalah bahwa memahami perbedaan kemudian menyikapi perbedaan secara bijak itu adalah salah satu kunci untuk tidak terjebak pada berpikir dan bertindak radikalisme," ujar Khaliq kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (8/9/2022).

Menurut Khaliq, beberapa kasus radikalisme terinspirasi dari media sosial (medsos). Ia menyebutkan dengan segala fitur yang dimiliki, menjadikan medsos sebuah ruang interaksi yang sangat luas sehingga perlu kontrol diri agar tidak terjebak dalam paham radikalisme.

"Yang harus membatasi adalah semestinya kearifan kita sebagai pengguna medsos itu," katanya.

Untuk menghindari penyebaran paham radikalisme dari medsos, Khaliq menyebutkan perlu meningkatkan rasa nasionalisme secara terus menerus sehingga dapat mengurangi sikap dan tindakan radikalisme yang muncul dalam interaksi masyarakat dan interaksi medsos.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!