Isu Reshuffle Kabinet Dinilai Untungkan Oposisi Secara Elektoral

Kamis, 02 Juli 2020 - 07:12 WIB
Sedangkan, kendala Demokrat datang dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang tak ingin Agus Harimurti Yudhoyomo (AHY) yang saat ini menjabat Ketum Demokrat masuk dalam kabinet.

"Untuk PKS, epertinya PKS akan tetap dijalur luar pemerintahan. Karena jika gabung koalisi Jokowi sangat rugi. Paling juga hanya dapat jatah satu menteri. Sedangkan nama baik PKS dipertaruhkan di mata masyarakat," ujarnya.

(Baca: 3 Alasan PKS Tetap di Luar Pemerintahan Jokowi hingga 2024)

Lebih lanjut Ujang menilai, posisi PKS jika tetap di luar pemerintajan sudah tepat. Janganlah semua partai ada di dalam pemerintahan. Tak sehat pemerintahan, dan akan cenderung korup.

"Dan untungnya lagi bagi partai di luar pemerintahan adalah disaat kinerja pemerintah tak bagus di mata publik, maka yang akan dapat keuntungan elektoral adalah partai oposisi," tuturnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!