Politikus Demokrat Kaget Survei Elektabilitas Puan Maharani Capai 9,6%
Sabtu, 03 September 2022 - 13:18 WIB
Sekretaris Majelis Tinggi DPP, Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengaku agak kaget dengan adanya hasil lembaga survei terkait elektabilitas Puan Maharani. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Sekretaris Majelis Tinggi DPP, Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengaku agak kaget dengan adanya hasil lembaga survei terkait elektabilitas Ketua DPP PDIP, Puan Maharani yang mencapai 9,6%.
Diketahui, survei itu menempatkan Puan pada urutan keempat dalam elektabilitas calon presiden 2024 mengungguli gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang berada di angka 7,7%.
"Bagi saya agak surprise juga kalau di sini kelihatannya cukup tinggi Mbak Puan nomor 4. Biasanya survei yang lain Mbak Puan itu di satu atau dua persen, di sini saya lihat sudah 8 persen," kata Andi dalam program Polemik MNC Trijaya yang disiarkan secara daring, Sabtu, (3/9/2022).
Baca juga: PDIP Pastikan Berkoalisi di Pilpres 2024
Namun Andi menyebutkan, angka tersebut menandakan adanya penerimaan publik terhadap presiden perempuan. Dia pun mendukung Puan yang menambah berbagai pilihan pasang calon yang ditawarkan kepada masyarakat jelang Pemilu 2024.
"Saya melihat saya mendukung kalau Mbak Puan mau jadi calon presiden bagus itu memberikan pilihan bagi masyarakat. Kalau ada dua, tiga calon atau bahkan 4 lalu satunya perempuan kan bagus," ujarnya.
Diketahui, survei itu menempatkan Puan pada urutan keempat dalam elektabilitas calon presiden 2024 mengungguli gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang berada di angka 7,7%.
"Bagi saya agak surprise juga kalau di sini kelihatannya cukup tinggi Mbak Puan nomor 4. Biasanya survei yang lain Mbak Puan itu di satu atau dua persen, di sini saya lihat sudah 8 persen," kata Andi dalam program Polemik MNC Trijaya yang disiarkan secara daring, Sabtu, (3/9/2022).
Baca juga: PDIP Pastikan Berkoalisi di Pilpres 2024
Namun Andi menyebutkan, angka tersebut menandakan adanya penerimaan publik terhadap presiden perempuan. Dia pun mendukung Puan yang menambah berbagai pilihan pasang calon yang ditawarkan kepada masyarakat jelang Pemilu 2024.
"Saya melihat saya mendukung kalau Mbak Puan mau jadi calon presiden bagus itu memberikan pilihan bagi masyarakat. Kalau ada dua, tiga calon atau bahkan 4 lalu satunya perempuan kan bagus," ujarnya.
Lihat Juga :