Pesan Jenderal TNI LB Moerdani ke Sintong Panjaitan Ungkap Tiga Masalah Ini
Rabu, 31 Agustus 2022 - 06:30 WIB
Padahal empat hari sebelum terjadinya Peristiwa 12 November 1991 di Dili, KSAD memberitahukan bahwa, Sintong akan mendapat tugas baru sebagai Asisten 2/Operasi Panglima ABRI untuk memberikan pengalaman sebagai pejabat teras Mabes ABRI.
Tugas baru baginya telah banyak diketahui oleh teman-temannya. Tetapi ada pula yang setelah mendengar tugas baru Sintong, langsung "sakit gigi".
Baca juga: Detik-detik Pasukan Sintong Panjaitan Lumpuhkan PKI, Senyap dan Secepat Kilat
Sebelum itu pula, Jenderal TNI LB Moerdani berpesan kepada Sintong. "Tong, masa depan karier militermu bagus. Kamu jangan sampai tersandung masalah perempuan, masalah uang, maupun masalah politik," ucap LB Moerdani.
Merespons peristiwa 12 November, Sintong merasa bahwa dalam insiden itu terdapat unsur sabotase. Ia menduga ada orang yang melakukan sabotase, karena penembakan itu tidak seujung rambut pun sesuai dengan kebiasaan dan tradisi ABRI.
Tugas baru baginya telah banyak diketahui oleh teman-temannya. Tetapi ada pula yang setelah mendengar tugas baru Sintong, langsung "sakit gigi".
Baca juga: Detik-detik Pasukan Sintong Panjaitan Lumpuhkan PKI, Senyap dan Secepat Kilat
Sebelum itu pula, Jenderal TNI LB Moerdani berpesan kepada Sintong. "Tong, masa depan karier militermu bagus. Kamu jangan sampai tersandung masalah perempuan, masalah uang, maupun masalah politik," ucap LB Moerdani.
Merespons peristiwa 12 November, Sintong merasa bahwa dalam insiden itu terdapat unsur sabotase. Ia menduga ada orang yang melakukan sabotase, karena penembakan itu tidak seujung rambut pun sesuai dengan kebiasaan dan tradisi ABRI.
Lihat Juga :