Anies Baswedan Bisa Buat KIB Goyah? Begini Prediksi Pengamat
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 14:05 WIB
"Hasil rakernas itu memang dapat diubah, namun hingga saat ini petinggi Golkar terlihat masih kekeh mengusung Airlangga," imbuhnya.
Tetapi, kata mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini, Golkar berbeda dengan PAN dan PPP yang basis akar rumputnya banyak menghendaki Anies sebagai capres. Karena itu, bagi PAN dan PPP tampaknya tidak akan masalah besar bila mengusung Anies.
Oleh karena itu, dia menuturkan, kalau PAN dan PPP kekeh memilih Anies, sementara Golkar kekeh memilih Airlangga, maka ada kemungkinan KIB bubar. Bisa jadi PAN dan PPP merapat ke Nasdem, Demokrat dan PKS meskipun kemungkinannya kecil karena KIB disebut-sebut sebagai koalisi bentukan Istana.
"Namun kemungkinan ini kecil mengingat KIB sejak awal dikesankan koalisi Golkar, PAN dan PPP bentukan istana. Karena itu, PAN dan PPP tampaknya akan lebih mendengar suara istana daripada akar rumputnya. Konsekuensinya, bisa saja sebagian besar akar rumput di PAN dan PPP lebih memilih Anies daripada Capres yang diusung partainya. Hal ini tentunya akan merugikan kedua partai tersebut, termasuk tentunya KIB," pungkasnya.
Tetapi, kata mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini, Golkar berbeda dengan PAN dan PPP yang basis akar rumputnya banyak menghendaki Anies sebagai capres. Karena itu, bagi PAN dan PPP tampaknya tidak akan masalah besar bila mengusung Anies.
Oleh karena itu, dia menuturkan, kalau PAN dan PPP kekeh memilih Anies, sementara Golkar kekeh memilih Airlangga, maka ada kemungkinan KIB bubar. Bisa jadi PAN dan PPP merapat ke Nasdem, Demokrat dan PKS meskipun kemungkinannya kecil karena KIB disebut-sebut sebagai koalisi bentukan Istana.
"Namun kemungkinan ini kecil mengingat KIB sejak awal dikesankan koalisi Golkar, PAN dan PPP bentukan istana. Karena itu, PAN dan PPP tampaknya akan lebih mendengar suara istana daripada akar rumputnya. Konsekuensinya, bisa saja sebagian besar akar rumput di PAN dan PPP lebih memilih Anies daripada Capres yang diusung partainya. Hal ini tentunya akan merugikan kedua partai tersebut, termasuk tentunya KIB," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :