Kapolri Sebut Anak Buah Ferdy Sambo Intervensi Keluarga Brigadir J

Rabu, 24 Agustus 2022 - 16:37 WIB
Personel Divpropam yang saat itu berada di rumah keluarga Brigadir J lantas memberikan penjelasan soal luka-luka pada jenazah. Listyo mengatakan, personel Divpropam itu menyebut luka diakibatkan oleh peristiwa baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E.

Pada malam harinya, mantan Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan mendatangi keluarga Brigadir J untuk memberikan penjelasan lebih detail. Namun, Hendra menolak perbincangannya direkam dan meminta agar obrolan tersebut dilakukan secara tertutup.

"Brigjen Hendra atau Karopaminal yang menjelaskan dan meminta pada saat itu untuk tidak direkam dengan alasan terkait masalah aib. Keluarga mendapat penjelasan lebih detail, sehingga jumlah tembakan dan posisi tembak menembak serta luka yang ada di tubuh jenazah," sambungnya.

Intervensi lain yang didapat adalah ketika keluarga meminta agar prosesi pemakaman Brigadir J dilakukan secara kedinasan, namun ditolak oleh personel Divpropam Polri. Alasannya, karena Brigadir J telah melakukan perbuatan tercela.

"Personel Divpropam Polri menolak permintaan keluarga untuk pelaksanaan pemakaman secara kedinasan karena menurut personel Divpropam tersebut, terdapat syarat yang harus dipenuhi, dan dalam hal ini mereka menyatakan ada perbuatan tercela," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!