Bertemu Ketum Partai Perindo dan Golkar, Susi: Partai Dunia Maya Mencoba Berkolaborasi dengan Partai Dunia Nyata
Selasa, 23 Agustus 2022 - 16:43 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bertemu Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (23/8/2022). Foto/MPI
JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bertemu Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo di Jakarta, Selasa (23/8/2022). Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa dirinya masih belum cukup mengetahui cara bermain politik di dunia nyata dan di situasi serta kondisi saat ini, serta terus akan memantau perkembangan Pemilu 2024 ke depannya. Menurut dia, dirinya akan fokus memainkan partai sosial media (sosmed). Baca juga: Usai Bertemu Hary Tanoesoedibjo dan Susi Pudjiastuti, Airlangga: Saya Gembira Ada Perkuatan terhadap Golkar dan KIB
"Kita main-main dunia maya saja, kita dibilangnya partai sosmed. Kalau ini kan partai dunia nyata. Kita keep continue to get our work," ujar Susi.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengamini bahwa pertemuan yang berlangsung hangat tersebut berdiskusi mengenai kebangsaan yang beranjak dari persatuan, persaudaraan, dan persahabatan.
Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa dirinya masih belum cukup mengetahui cara bermain politik di dunia nyata dan di situasi serta kondisi saat ini, serta terus akan memantau perkembangan Pemilu 2024 ke depannya. Menurut dia, dirinya akan fokus memainkan partai sosial media (sosmed). Baca juga: Usai Bertemu Hary Tanoesoedibjo dan Susi Pudjiastuti, Airlangga: Saya Gembira Ada Perkuatan terhadap Golkar dan KIB
"Kita main-main dunia maya saja, kita dibilangnya partai sosmed. Kalau ini kan partai dunia nyata. Kita keep continue to get our work," ujar Susi.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengamini bahwa pertemuan yang berlangsung hangat tersebut berdiskusi mengenai kebangsaan yang beranjak dari persatuan, persaudaraan, dan persahabatan.
Lihat Juga :