Din: Masalah Utama Pancasila Bukan Perumusan tapi Pengamalan
Selasa, 30 Juni 2020 - 13:21 WIB
(Baca: Din Syamsuddin: Pancasila Sudah Final, Jangan Diutak-atik Lagi)
Mantan Ketua PP Muhammadiyah itu juga mengingatkan sesuai dengan kesepakatan para pemuka agama, jika ada kelompok yang ingin menggantikan Pancasila atau yang ingin mengubah Pancasila, maka perlu dialog yang persuasif termasuk lewat pendidikan dan lewat penjelasan.
"Ini saya kira catatan penting. Jadi bukan cara kekerasan dan itu juga disepakati oleh agama-agama lain," jelasnya.
Sedangkan untuk pengamalan Pancasila oleh negara bisa dilakukan dengan pembangunan nasional hingga pembentukan UU dan kebijakan Pemerintah yang harus mengandung nilai-nilai Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
"Inilah masalah kita sekarang, apakah sistem politik yang kita terapkan sekarang demokrasi liberal sudahkah sesuai dengan nilai-nilai Pancasila khususnya sila ke empat?, apakah sistem ekonomi kita sekarang yang masih membawa kesenjangan sosial ekonomi sudahkah sesuai dengan sila ke lima dari Pancasila? ini pertanyaan-pertanyaan yang patut untuk kita ajukan," katanya.
Mantan Ketua PP Muhammadiyah itu juga mengingatkan sesuai dengan kesepakatan para pemuka agama, jika ada kelompok yang ingin menggantikan Pancasila atau yang ingin mengubah Pancasila, maka perlu dialog yang persuasif termasuk lewat pendidikan dan lewat penjelasan.
"Ini saya kira catatan penting. Jadi bukan cara kekerasan dan itu juga disepakati oleh agama-agama lain," jelasnya.
Sedangkan untuk pengamalan Pancasila oleh negara bisa dilakukan dengan pembangunan nasional hingga pembentukan UU dan kebijakan Pemerintah yang harus mengandung nilai-nilai Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
"Inilah masalah kita sekarang, apakah sistem politik yang kita terapkan sekarang demokrasi liberal sudahkah sesuai dengan nilai-nilai Pancasila khususnya sila ke empat?, apakah sistem ekonomi kita sekarang yang masih membawa kesenjangan sosial ekonomi sudahkah sesuai dengan sila ke lima dari Pancasila? ini pertanyaan-pertanyaan yang patut untuk kita ajukan," katanya.
Lihat Juga :