Heboh Isu Reshuffle, Ini Jejak Bongkar Pasang Menteri Era Jokowi
Selasa, 30 Juni 2020 - 13:00 WIB
Rachmat Gobel yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan digantikan oleh Thomas Lembong. Posisi Menko Perekonomian yang sebelumnya dijabat DArmin Nasution diisi oleh Sofyan Djalil.
Sementara itu, Sofyan Djalil menggeser Andrinof Chaniago dari kursi Menteri Perencanaan Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.
Setelah 10 bulan perjalan kabinet dari reshuffle jilid pertama, Jokowi kembali memutuskan melakukan perombakan komposisi para pembantunya. Pada 27 Juli 2016, Anies Baswedan yang ketika itu menjabat Menteri Pendidikan Kebudayaan digantikan oleh Muhadjir Effendy,
Ketua Umum DPP Partai Hanura saat itu, Wiranto didapuk menjadi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) menggantikan Luhut Binsar Panjaitan. Luhut ditempatkan sebagai Menko Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli.
Menteri Perindustrian Saleh Husin digantikan Airlangga Hartarto. Pergantian juga dilakukan terhadap Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PTT) Marwan Jafar kepada Eko Putro Sanjojo.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan diganti Budi Karya Sumadi. Begitu juga Ferry Mursyidan Baldan. Jabatannya sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang digantikan Sofyan Djalil.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Menteri (ESDM) Sudirman Said digeser oleh Archandra Thahar. Namun, Archandra tidak lama menempati posisi ini karena ramainya polemik tentang status kewarganegaraannya.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil juga kena reshuffle. Posisinya kemudian ditempati Bambang Brodjonegoro.
Bambang Brodjonegoro sebelumnya menjabat Menteri Keuangan. Jabatan Menkeu kemudian ditempati Sri Mulyani Indrawati.
Sementara itu, Sofyan Djalil menggeser Andrinof Chaniago dari kursi Menteri Perencanaan Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.
Setelah 10 bulan perjalan kabinet dari reshuffle jilid pertama, Jokowi kembali memutuskan melakukan perombakan komposisi para pembantunya. Pada 27 Juli 2016, Anies Baswedan yang ketika itu menjabat Menteri Pendidikan Kebudayaan digantikan oleh Muhadjir Effendy,
Ketua Umum DPP Partai Hanura saat itu, Wiranto didapuk menjadi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) menggantikan Luhut Binsar Panjaitan. Luhut ditempatkan sebagai Menko Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli.
Menteri Perindustrian Saleh Husin digantikan Airlangga Hartarto. Pergantian juga dilakukan terhadap Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PTT) Marwan Jafar kepada Eko Putro Sanjojo.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan diganti Budi Karya Sumadi. Begitu juga Ferry Mursyidan Baldan. Jabatannya sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang digantikan Sofyan Djalil.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Menteri (ESDM) Sudirman Said digeser oleh Archandra Thahar. Namun, Archandra tidak lama menempati posisi ini karena ramainya polemik tentang status kewarganegaraannya.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil juga kena reshuffle. Posisinya kemudian ditempati Bambang Brodjonegoro.
Bambang Brodjonegoro sebelumnya menjabat Menteri Keuangan. Jabatan Menkeu kemudian ditempati Sri Mulyani Indrawati.
Lihat Juga :