Heboh Isu Reshuffle, Ini Jejak Bongkar Pasang Menteri Era Jokowi
Selasa, 30 Juni 2020 - 13:00 WIB
Pada awal 2018, Presiden Jokowi terpaksa melakukan pergantian menteri. Pemicunya, keputusan Khofifah Indar Parawansa mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial (Mensos) karena dirinya mengikuti Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Jokowi menempatkan mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham menjadi Mensos.(Baca juga: Banyak Menteri Gagap Hadapi Corona, Reshuffle Kabinet Dinilai Tepat )
Hanya beberapa bulan menjabat Mensos, Idrus Marham terpaksa mundur dari jabatannya karena terbelit kasus korupsi terkait proyek PLTU Riau-1. Jokowi kemudian menunjuk Agus Gumiwang Kartasasmita, rekan separtai Idrus menjadi Mensos.
Teten Masduki yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) digantikan Jenderal Purnawirawan Moeldoko, mantan Panglima TNI.
Pada Agustus 2018, Jokowi kembali melakukan pergantian menteri. Kali ini Asman Abnur yang ketika itu menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan-RB) menyatakan mundur.
Keputusan mundur Asman konsekuensi dari langkah Partai Amanat Nasional (PAN) yang menyatakan keluar dari koalisi partai politik pendukung Jokowi-JK. Jabatan Menpan-RB diisi oleh Wakapolri Jenderal Pol Syafruddin.(Baca juga: Analis Politik ke Jokowi: Tak Cukup Menegur, jika Perlu Reshuffle Menteri )
Kepemimpinan Jokowi melaju ke periode kedua setelah memenangi Pilpres 2019. Bersama KH Ma'ruf Amin, Jokowi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-2024.
Didukung mayoritas partai politik, Jokowi-Ma'ruf kemudian menyusun komposisi para menterinya yang kemudian dinamakan Kabinet Indonesia Maju. Komposisi Kabinet Indonesia Maju terdiri atas 34 menteri, dan empat pejabat setingkat menteri.
Pertanyaannya, setelah mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja para menterinya dalam mengatasi dampak Covid-19, akankah Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet?
Hanya beberapa bulan menjabat Mensos, Idrus Marham terpaksa mundur dari jabatannya karena terbelit kasus korupsi terkait proyek PLTU Riau-1. Jokowi kemudian menunjuk Agus Gumiwang Kartasasmita, rekan separtai Idrus menjadi Mensos.
Teten Masduki yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) digantikan Jenderal Purnawirawan Moeldoko, mantan Panglima TNI.
Pada Agustus 2018, Jokowi kembali melakukan pergantian menteri. Kali ini Asman Abnur yang ketika itu menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan-RB) menyatakan mundur.
Keputusan mundur Asman konsekuensi dari langkah Partai Amanat Nasional (PAN) yang menyatakan keluar dari koalisi partai politik pendukung Jokowi-JK. Jabatan Menpan-RB diisi oleh Wakapolri Jenderal Pol Syafruddin.(Baca juga: Analis Politik ke Jokowi: Tak Cukup Menegur, jika Perlu Reshuffle Menteri )
Kepemimpinan Jokowi melaju ke periode kedua setelah memenangi Pilpres 2019. Bersama KH Ma'ruf Amin, Jokowi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-2024.
Didukung mayoritas partai politik, Jokowi-Ma'ruf kemudian menyusun komposisi para menterinya yang kemudian dinamakan Kabinet Indonesia Maju. Komposisi Kabinet Indonesia Maju terdiri atas 34 menteri, dan empat pejabat setingkat menteri.
Pertanyaannya, setelah mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja para menterinya dalam mengatasi dampak Covid-19, akankah Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet?
(dam)
Lihat Juga :