Mengenal 3 Bersaudara Tokoh Emansipasi Wanita: RA Kartini, Rukmini, dan Kardinah
Minggu, 14 Agustus 2022 - 08:39 WIB
Melihat nasib para perempuan yang selalu terkurung dan terbelakang, timbul keinginan Kartini untuk melawan. Pada 12 November 1903, Kartini resmi menjadi menikah dengan Bupati Rembang, KRM Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat. Walaupun sudah menikah, perjuangannya terus berlanjut. Beruntung, sang suami mendukung perjuangan Kartini dalam mendirikan sekolah khusus perempuan.
RA Kardinah
Kartini dan Kardinah lahir dari ibu yang sama. Kardinah merupakan adik dari RA Kartini. Saat muda, Kardinah bersama kedua saudaranya bersama-sama menyuarakan hak-hak wanita. Mereka telah melewati banyak hari bersama, terutama saat masa pingitan. Dari ketiga bersaudara tersebut, Kardinah yang pertama menikah. Dia menikah dengan Ario Reksonegoro X yang kala itu menjadi Patih Pemalang. Setelah sang suami menjadi Bupati Tegal, ia ikut diboyong ke kota itu.
Untuk melanjutkan perjuangannya, Kardinah mendirikan sekolah khusus wanita pribumi yang bernama Sekolah Kepandaian Putri Wisma Pranowo di sana. Sekolah itu mengajarkan para wanita pribumi berbagai hal seperti mengaji, membatik, bahasa belanda, dan pendidikan watak. Selain sekolah, Kardinah juga mendirikan sebuah rumah sakit yang dinamakan Rumah Sakit Kardinah dan sebuah perpustakaan bernama Panti Sastra.
RA Rukmini
RA Kardinah
Kartini dan Kardinah lahir dari ibu yang sama. Kardinah merupakan adik dari RA Kartini. Saat muda, Kardinah bersama kedua saudaranya bersama-sama menyuarakan hak-hak wanita. Mereka telah melewati banyak hari bersama, terutama saat masa pingitan. Dari ketiga bersaudara tersebut, Kardinah yang pertama menikah. Dia menikah dengan Ario Reksonegoro X yang kala itu menjadi Patih Pemalang. Setelah sang suami menjadi Bupati Tegal, ia ikut diboyong ke kota itu.
Untuk melanjutkan perjuangannya, Kardinah mendirikan sekolah khusus wanita pribumi yang bernama Sekolah Kepandaian Putri Wisma Pranowo di sana. Sekolah itu mengajarkan para wanita pribumi berbagai hal seperti mengaji, membatik, bahasa belanda, dan pendidikan watak. Selain sekolah, Kardinah juga mendirikan sebuah rumah sakit yang dinamakan Rumah Sakit Kardinah dan sebuah perpustakaan bernama Panti Sastra.
RA Rukmini
Lihat Juga :