Menkominfo: NIK Sumber Utama Data Pribadi yang Harus Dilindungi
Senin, 29 Juni 2020 - 16:31 WIB
"Jaga NIK itu pasti. Jangan terlalu mudah memberikan data NIK dengan kita tahu betul apa tujuannya," tandas politikus Partai Nasdem tersebut.
Demi menjaga NIK, pemilik data wajib menggunakan One Time Password (OTP) jika memiliki akun dalam platform tertentu. Selain itu, harus rutin mengganti password atau kata sandi.
"Langkah ini harus dilakukan demi mencegah kebocoran data. Kita gunakan password kita, harus sering kita ubah. Jangan sampai kita menggunakan satu password yang sama dan kalau itu nanti diketahui pihak yang lain, data kita bisa bocor," terangnya.
Johnny menekankan agar masyarakat melindungi data pribadi dengan selektif dalam memberikan NIK serta mengganti kata sandi secara berkala. Ia juga meminta masyarakat hati-hati dalam memberikan akses NIK serta memastikan kejelasan tujuan dan kepada siapa data itu diberikan.
Demi menjaga NIK, pemilik data wajib menggunakan One Time Password (OTP) jika memiliki akun dalam platform tertentu. Selain itu, harus rutin mengganti password atau kata sandi.
"Langkah ini harus dilakukan demi mencegah kebocoran data. Kita gunakan password kita, harus sering kita ubah. Jangan sampai kita menggunakan satu password yang sama dan kalau itu nanti diketahui pihak yang lain, data kita bisa bocor," terangnya.
Johnny menekankan agar masyarakat melindungi data pribadi dengan selektif dalam memberikan NIK serta mengganti kata sandi secara berkala. Ia juga meminta masyarakat hati-hati dalam memberikan akses NIK serta memastikan kejelasan tujuan dan kepada siapa data itu diberikan.
(maf)
Lihat Juga :