2.084 Prangko dan Frame dari 61 Negara Bersaing di Pameran Filateli Dunia
Selasa, 02 Agustus 2022 - 16:49 WIB
Baca juga: Pemugaran Gedung Filateli Demi Dukung Bisnis dan Ekonomi Kawula Muda
"Pembukaan pameran akan dilakukan pada 4 Agustus pukul 12.00 WIB. Pameran ini terbuka untuk masyarakat umum dimulai dari pukul 09.00 s/d 18.00 WIB dan tidak dipungut biaya masuk," kata Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI), Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/8/2022).
Menurut Fadli Zon, Filatelis Indonesia akan turun dengan kekuatan penuh. Merah Putih mengirimkan 62 koleksi dengan total 223 frame, termasuk di dalamnya 9 literatur dan 14 remaja.
Fadli Zon berharap pameran Indonesia 2022 menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda untuk mengenal lebih baik apa itu prangko dan benda filateli. Eksistensi perangko bukan sebatas kenangan dunia dalam surat menyurat dan alat komunikasi utama di dekade tahun 70-an sampai 90-an, tapi juga merupakan sarana edukasi merekam perjalanan sejarah dan politik bangsa Indonesia juga dunia terutama untuk generasi muda saat ini.
"Banyak nilai positif dari filateli bagi pembentukan karakter bangsa (national character building). Prangko merekam berbagai peristiwa sejarah, pembangunan, budaya, olahraga hingga bencana alam. Diplomasi di awal kemerdekaan antara lain dilakukan dengan pencetakan prangko," kata politikus Partai Gerindra ini.
"Pembukaan pameran akan dilakukan pada 4 Agustus pukul 12.00 WIB. Pameran ini terbuka untuk masyarakat umum dimulai dari pukul 09.00 s/d 18.00 WIB dan tidak dipungut biaya masuk," kata Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI), Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/8/2022).
Menurut Fadli Zon, Filatelis Indonesia akan turun dengan kekuatan penuh. Merah Putih mengirimkan 62 koleksi dengan total 223 frame, termasuk di dalamnya 9 literatur dan 14 remaja.
Fadli Zon berharap pameran Indonesia 2022 menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda untuk mengenal lebih baik apa itu prangko dan benda filateli. Eksistensi perangko bukan sebatas kenangan dunia dalam surat menyurat dan alat komunikasi utama di dekade tahun 70-an sampai 90-an, tapi juga merupakan sarana edukasi merekam perjalanan sejarah dan politik bangsa Indonesia juga dunia terutama untuk generasi muda saat ini.
"Banyak nilai positif dari filateli bagi pembentukan karakter bangsa (national character building). Prangko merekam berbagai peristiwa sejarah, pembangunan, budaya, olahraga hingga bencana alam. Diplomasi di awal kemerdekaan antara lain dilakukan dengan pencetakan prangko," kata politikus Partai Gerindra ini.
Lihat Juga :