Soroti Kinerja Menteri, Jokowi: Tak Ada Progres Signifikan
Minggu, 28 Juni 2020 - 19:01 WIB
Kemudian dia juga menilai penyaluran bantuan sosial (bansos) masih dalam kategori lumayan. Dimana penyaluran belum mencapai 100%.
“Bansos yang ditunggu masyarakat segera keluarkan. Kalau ada masalah lakukan tindakan-tindakan lapangan. Meskipun sudah lumayan, tapi baru lumayan. Ini extraordinary. Harusnya 100%,” paparnya.
Lalu Jokowi minta agar stimulus ekonomi segera direalisasikan. Jangan sampai hanya karena aturan membuat semua terhambat.
“Jangan sudah PHK gedhe-gedhean, duit serupiah pun belum masuk ke stimulus ekonomi kita. Hanya gara-gara urusan peraturan, urusan peraturan. Ini extraordinary,” tuturnya. (Baca juga: Update Kasus COVID-19: Positif 54.010 Orang, 22.936 Sembuh dan 2.754 Meninggal)
Pada kesempatan itu mantan Gubernur DKI Jakarta menilai tidak ada progres signifikan dalam penanganan COVID-19. “Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Enggak ada,” pungkasnya.
“Bansos yang ditunggu masyarakat segera keluarkan. Kalau ada masalah lakukan tindakan-tindakan lapangan. Meskipun sudah lumayan, tapi baru lumayan. Ini extraordinary. Harusnya 100%,” paparnya.
Lalu Jokowi minta agar stimulus ekonomi segera direalisasikan. Jangan sampai hanya karena aturan membuat semua terhambat.
“Jangan sudah PHK gedhe-gedhean, duit serupiah pun belum masuk ke stimulus ekonomi kita. Hanya gara-gara urusan peraturan, urusan peraturan. Ini extraordinary,” tuturnya. (Baca juga: Update Kasus COVID-19: Positif 54.010 Orang, 22.936 Sembuh dan 2.754 Meninggal)
Pada kesempatan itu mantan Gubernur DKI Jakarta menilai tidak ada progres signifikan dalam penanganan COVID-19. “Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Enggak ada,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :