Perindo Minta Publik Tak Berhenti Berdonasi dengan Pilih Filantropi Kredibel
Kamis, 28 Juli 2022 - 09:34 WIB
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad meyakini kasus dugaan penyelewengan dana umat oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) tidak menghentikan niat masyarakat untuk terus berdonasi. Foto/MNC Media
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad meyakini kasus dugaan penyelewengan dana umat oleh Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) tidak menghentikan niat masyarakat untuk terus berdonasi. Dia mengakui kasus tersebut mengurangi kepercayaan publik.
"Mengurangi kepercayaan publik tapi tidak menghentikan donasi," kata Khaliq kepada MNC Portal Indonesia Rabu (27/7/2022).
Menurutnya, masyarakat Indonesia mempunyai rasa kemanusiaan, kedermawanan, dan solidaritas antarsesama yang cukup tinggi. Dengan adanya kasus ACT, mereka harus lebih selektif dalam memilih lembaga kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan mereka.
"Pembelajaran bagi masyarakat untuk selektif memilih lembaga filantropi yang kredibel dan berintegritas. Masih banyak lembaga filantropi yang baik dan terpercaya, seperti Lazis Nahdlatul Ulama dan Lazis Muhammadiyah," katanya.
"Mengurangi kepercayaan publik tapi tidak menghentikan donasi," kata Khaliq kepada MNC Portal Indonesia Rabu (27/7/2022).
Menurutnya, masyarakat Indonesia mempunyai rasa kemanusiaan, kedermawanan, dan solidaritas antarsesama yang cukup tinggi. Dengan adanya kasus ACT, mereka harus lebih selektif dalam memilih lembaga kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan mereka.
"Pembelajaran bagi masyarakat untuk selektif memilih lembaga filantropi yang kredibel dan berintegritas. Masih banyak lembaga filantropi yang baik dan terpercaya, seperti Lazis Nahdlatul Ulama dan Lazis Muhammadiyah," katanya.
Lihat Juga :