Ramai Ajakan Boikot Bayar Pajak, Partai Garuda: Tak Perlu Ditanggapi Berlebihan

Jum'at, 22 Juli 2022 - 16:43 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menilai ajakan boikot bayar pajak tidak perlu ditanggapi berlebihan. Foto/Istimewa
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menilai ajakan boikot bayar pajak tidak perlu ditanggapi berlebihan. Diketahui, tanda pagar (tagar) boikot bayar pajak sempat mencuat di media sosial beberapa waktu lalu.

“Sebenarnya tidak perlu Sri Mulyani melakukan reaksi yang berlebihan terhadap pihak yang menyerukan boikot bayar pajak, dengan meminta mereka untuk tidak tinggal di Indonesia,” kata Teddy Gusnaidi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/7/2022).



Karena, kata Teddy, yang menyerukan ajakan boikot itu bisa dipidana, kemudian ada sanksi pidana juga bagi yang tidak membayar pajak. “Orang beli rokok sudah otomatis bayar pajak. Jika tidak mau bayar pajak, berarti dia tidak bisa merokok,” kata Teddy yang juga sebagai juru bicara Partai Garuda ini.

Baca juga: Respons Tagar StopBayarPajak, Sri Mulyani: Berarti Tak Ingin Tinggal di Indonesia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!