PMI, Sejarahnya Dimulai Sebelum Perang Dunia ke II

Jum'at, 22 Juli 2022 - 16:04 WIB
Pembentukan Badan Palang Merah Nasional ini kembali dicoba saat dikuasainya Indonesia oleh Jepang. Sayangnya rencana tersebut kembali gagal setelah dihalangi oleh Pemerintah Pasukan Jepang kala itu.

Akhirnya pada 13 September 1945, tepat tujuh belas hari setelah proklamasi kemerdekaan, Presiden Soekarno memberikan perintah untuk membentuk Palang Merah Nasional.

Atas perintah orang nomor satu di Indonesia saat itu, Dr. Buntaran yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia Kabinet I, pada tanggal 5 September 1945 membentuk Panitia 5 yang terdiri dari: dr R. Mochtar (Ketua), dr. Bahder Djohan (Penulis), dan dr Djuhana; dr Marzuki; dr. Sitanala (anggota).

Penghimpunan Palang Merah Indonesia akhirnya berhasil dibentuk pada tanggal 17 September 1945 dengan ketuanya adalah Drs. Mohammad Hatta. Tidak lama berselang, pemerintahan Belanda membubarkan NERKAI dan menyerahkan asetnya ke PMI pada tanggal 16 Januari 1950 diwakili oleh dr. B. Van Trich dari NERKAI dan dr. Bahder Djohan dari PMI.

Baca juga : Stok Menipis, PMI Ajak Masyarakat Donor Darah

Kegiatan PMI dimulai dari pemberian bantuan korban perang revolusi kemerdekaan Republik Indonesia dan pengembalian tawanan perang sekutu maupun Jepang. Karena hal itu PMI mulai mendapat pengakuan dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC) pada 15 Juni 1950 dengan menjadi anggota Palang Merah Internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!