DPR Dukung Gagasan Jokowi Buka Konektivitas Terbatas di ASEAN
Jum'at, 26 Juni 2020 - 21:55 WIB
Anggota Komisi I DPR Abdul Kadir Karding menilai gagasan Presiden Jokowi untuk membuka konektivitas secara terbatas di kawasan ASEAN sebagai upaya untuk mempercepat pemulihan dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19. Foto/SINDOphoto
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Abdul Kadir Karding menilai gagasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka konektivitas secara terbatas di kawasan ASEAN sebagai upaya untuk mempercepat pemulihan dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19 .
"Gagasan Pak Jokowi tersebut sangat brilian karena memang dalam kondisi seperti saat ini, hal yang paling mungkin dilakukan adalah dengan membangun kerja sama-kerja sama antarnegara," ujar Karding dihubungi, Jumat (26/6/2020). (Baca juga: Update Corona: Kasus Positif Bertambah 1.240 Menjadi 51.427 Orang)
Karding mengatakan, untuk komunitas ASEAN kalau gagasan Jokowi itu bisa diwujudkan maka akan membantu pemulihan kesehatan, sekaligus pemulihan ekonomi. "Dalam jangka panjang itu juga akan mengantisipasi gejolak sosial dan politik karena dampak COVID-19," katanya.
Dikatakan Politikus PKB ini, ASEAN termasuk pasar yang besar dan menjadi salah satu pusat produksi kebutuhan-kebutuhan dasar. Kerja sama di bidang traveling, kesehatan, perdagangan dan juga e-commerce diyakini bakal sangat membantu percepatan pemulihan masing-masing negara di kawasan ASEAN.
"Gagasan Pak Jokowi tersebut sangat brilian karena memang dalam kondisi seperti saat ini, hal yang paling mungkin dilakukan adalah dengan membangun kerja sama-kerja sama antarnegara," ujar Karding dihubungi, Jumat (26/6/2020). (Baca juga: Update Corona: Kasus Positif Bertambah 1.240 Menjadi 51.427 Orang)
Karding mengatakan, untuk komunitas ASEAN kalau gagasan Jokowi itu bisa diwujudkan maka akan membantu pemulihan kesehatan, sekaligus pemulihan ekonomi. "Dalam jangka panjang itu juga akan mengantisipasi gejolak sosial dan politik karena dampak COVID-19," katanya.
Dikatakan Politikus PKB ini, ASEAN termasuk pasar yang besar dan menjadi salah satu pusat produksi kebutuhan-kebutuhan dasar. Kerja sama di bidang traveling, kesehatan, perdagangan dan juga e-commerce diyakini bakal sangat membantu percepatan pemulihan masing-masing negara di kawasan ASEAN.
Lihat Juga :