Moeldoko Pastikan Pembatalan Pencabutan Izin Shiddiqiyyah Tidak Politis
Kamis, 14 Juli 2022 - 16:58 WIB
Mantan Panglima TNI juga menilai, ponpes yang tidak melakukan hal negatif layak untuk kembali beraktivitas. "Saya pikir kelembagaan pesantrennya kalau tidak melakukan hal-hal yang bersifat negatif ya tetap berjalan," tutur Moeldoko.
Baca juga: Kemenag Batalkan Pencabutan Izin Pesantren Shiddiqiyyah, Ini Alasannya
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi disebut terlibat dalam pembatalan pencabutan izin Ponpes Shiddiqiyyah, Jombang. Pemerintah sebelumnya mencabut izin operasional tersebut akibat kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) yang merupakan putra pengasuh ponpes.
"Nah karena itu atas arahan Pak Presiden dan ini kan menarik perhatian langsung Pak Presiden dan sesuai dengan arahan beliau supaya dibatalkan [pencabutan izinnya]," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Selasa 12 Juli 2022.
Presiden Jokowi, kata Muhadjir, meminta pembatalan pencabutan izin karena pertimbangan nasib santri. Muhadjir pun mendorong adanya upaya pembinaan lembaga pendidikan.
Baca juga: Kemenag Batalkan Pencabutan Izin Pesantren Shiddiqiyyah, Ini Alasannya
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi disebut terlibat dalam pembatalan pencabutan izin Ponpes Shiddiqiyyah, Jombang. Pemerintah sebelumnya mencabut izin operasional tersebut akibat kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) yang merupakan putra pengasuh ponpes.
"Nah karena itu atas arahan Pak Presiden dan ini kan menarik perhatian langsung Pak Presiden dan sesuai dengan arahan beliau supaya dibatalkan [pencabutan izinnya]," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Selasa 12 Juli 2022.
Presiden Jokowi, kata Muhadjir, meminta pembatalan pencabutan izin karena pertimbangan nasib santri. Muhadjir pun mendorong adanya upaya pembinaan lembaga pendidikan.
(cip)
Lihat Juga :