Tak Ingin Pancasila Dilemahkan, Mulyadi : Demokrat Konsisten Tolak RUU HIP
Jum'at, 26 Juni 2020 - 15:09 WIB
"Jangan sampai ketika RUU HIP ini hadir menjadi UU nanti dijadikan alasan baru bagi kelompok terlarang atau radikal bangkit lagi," tutur Mulyadi.
Dia menilai, bila polemik RUU HIP terus dibiarkan, maka berpotensi menimbulkan keresahan besar terutama di kalangan umat Islam. Lantaran, berpotensi menciptakan haluan sendiri yang artinya bertolak belakang dengan spirit Pancasila.
Terlebih, dampak RUU HIP ini dapat mempengaruhi pembentukan karakter generasi muda bangsa Indonesia. Dengan menghilangkan sila pertama pada Pancasila, tentunya nilai-nilai luhur agama akan semakin tergerus di tengah perkembangan jaman.
"Kami khawatir akan memunculkan generasi muda yang mengabaikan nilai-nilai religiusitas. Tentu hal ini akan menjadi kekhawatiran kita terhadap masa depan bangsa Indonesia," tandasnya.
Dia menilai, bila polemik RUU HIP terus dibiarkan, maka berpotensi menimbulkan keresahan besar terutama di kalangan umat Islam. Lantaran, berpotensi menciptakan haluan sendiri yang artinya bertolak belakang dengan spirit Pancasila.
Terlebih, dampak RUU HIP ini dapat mempengaruhi pembentukan karakter generasi muda bangsa Indonesia. Dengan menghilangkan sila pertama pada Pancasila, tentunya nilai-nilai luhur agama akan semakin tergerus di tengah perkembangan jaman.
"Kami khawatir akan memunculkan generasi muda yang mengabaikan nilai-nilai religiusitas. Tentu hal ini akan menjadi kekhawatiran kita terhadap masa depan bangsa Indonesia," tandasnya.
(nbs)
Lihat Juga :