RUU Papua Barat Daya Jadi Inisiatif DPR, Wali Kota Sorong: Perjuangan Kami Dilakukan 20 Tahun Lalu

Kamis, 07 Juli 2022 - 22:05 WIB
Lamberthus menjelaskan peta nusantara ini harus dilihat dari Sabang sampai Merauke, pulau yang terbesar ada di Tanah Papua, di ufuk timur pulau paling besar sekali. Dengan kehadiran dua provinsi sebelumnya, tidak mampu untuk membangun masyarakat di sana, masyarakat hidup di gunung-gunung, di lereng gunung, di lembah, di pantai, di pulau sekalipun.

“Itulah kami punya suatu niat baik punya keinginan, punya kerinduan. Papua harus dibagi dari wilayah kecil sampai ke wilayah besar, dalam artian dimekarkan provinsi bahkan kabupaten kota sesuai kebutuhan yang ada di sana,” tutur Lamberthus.

Menurut Lamberthus, meskipun orang Papua telah berjuang untuk mengusulkan pemekaran, tetap DPR dan pemerintah lah yang menentukan pemekaran ini. Dia menegaskan meskipun tampilan fisik orang Papua berbeda, berkulit hitam, dan berambut keriting tapi tetap menjadi bagian dari NKRI. Baca juga: 3 RUU DOB Papua Disahkan, Mahfud MD: Tinggal Siapkan Pemerintahan dan Payung Hukum

“Sekali pun kami hitam, sekali pun kami keriting tapi kami bagian dari NKRI tidak boleh dipisahkan pembagian apa saja kami harus ikut sertakan,” tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!