ILO dan IJTI Luncurkan Buku Panduan K3 bagi Jurnalis dan Pekerja TV
Selasa, 05 Juli 2022 - 15:27 WIB
ILO bersama dengan IJTI meluncurkan buku Panduan K3 bagi Jurnalis dan Pekerja Media Televisi di Jakarta, Selasa (5/7/2022). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
JAKARTA - Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) bersama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI ) meluncurkan buku Panduan K3 bagi Jurnalis dan Pekerja Media Televisi di Jakarta, Selasa (5/7/2022). Buku ini merupakan bagian dari upaya pelaksanaan salah satu pilar kerangka kebijakan ILO mengenai perlindungan keselamatan dan kesehatan pekerja di tempat kerja.
Peluncuran buku ini dihadiri Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Media, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong; Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra; Minister for Economics and Development, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Masato Usui; Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor Leste Michiko Miyamoto; dan Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan.
Buku panduan ini memberikan pedoman dan saran praktis untuk jurnalis dan pekerja di industri media televisi untuk mengidentifikasi, mengurangi dan mengendalikan risiko yang dapat menyebabkan cedera atau penyakit akibat kerja. Buku ini mempromosikan budaya pencegahan dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk pelaku usaha dan pekerja di media televisi yang memiliki tingginya dinamika pekerjaan ditambah dengan wabah Covid-19 yang turut mempercepat transformasi digital dan menciptakan efek dramatis pada dinamika pekerjaan, mata pencaharian, dan kesejahteraan semua pekerja di dunia.
Peluncuran buku ini dihadiri Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Media, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong; Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra; Minister for Economics and Development, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Masato Usui; Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor Leste Michiko Miyamoto; dan Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan.
Buku panduan ini memberikan pedoman dan saran praktis untuk jurnalis dan pekerja di industri media televisi untuk mengidentifikasi, mengurangi dan mengendalikan risiko yang dapat menyebabkan cedera atau penyakit akibat kerja. Buku ini mempromosikan budaya pencegahan dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk pelaku usaha dan pekerja di media televisi yang memiliki tingginya dinamika pekerjaan ditambah dengan wabah Covid-19 yang turut mempercepat transformasi digital dan menciptakan efek dramatis pada dinamika pekerjaan, mata pencaharian, dan kesejahteraan semua pekerja di dunia.
Lihat Juga :