DPR Dorong Sinergi BNPT-PPATK Bongkar Dugaan Aliran Dana ACT ke Teroris

Selasa, 05 Juli 2022 - 14:29 WIB
Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan indikasi temuan transaksi yang diduga berkaitan dengan aktivitas terlarang dan kepentingan pribadi oleh ACT. "Indikasi kepentingan pribadi dan terkait dengan dugaan aktivitas terlarang. Sudah kami serahkan hasil analisisnya kepada aparat penegak hukum sejak lama," katanya kepada awak media, Jakarta, Senin (4/7/2022).

Ivan menyebut hasil pemeriksaan telah diserahkan ke beberapa lembaga aparat penegak hukum seperti Detasemen Khusus (Densus) 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). "Transaksi mengindikasikan demikian (untuk kegiatan terorisme). Namun perlu pendalaman oleh penegak hukum terkait," katanya.

Baca juga: Densus Dalami Dugaan Dana ACT Mengalir ke Aktivitas Terorisme

Sementara itu, Presiden ACT Ibnu Khajar turut melontarkan permintaan maaf atas kehebohan di media sosial terkait adanya penyelewengan dana. "Permohonan maaf yang luar biasa sebesar-besarnya kepada masyarakat mungkin masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan," ujar Ibnu dalam konferensi pers yang digelar di Kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!