Kominfo Ajak Masyarakat Bersama Bergerak Cegah Ekstremisme di Medsos
Minggu, 26 Juni 2022 - 21:42 WIB
“Penguatan civil society adalah kunci untuk menghalau radikalisme. Perlu peran serta masyarakat luas untuk bersama mentransmisikan informasi yang benar. Terutama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, artis, dan influencer. Sehingga masyarakat mau membaca dan terpapar informasi dari sumber yang benar dan terpercaya,” ujar Anggota Fraksi PKB DPR RI Taufiq R Abdullah.
Anggota BPET MUI Pusat, Makmun Rasyid mengatakan demi melawan ekstremisme perlu upaya pencegahan dini yang mencakup tiga tahap. "Preemtif yaitu penguatan daya cegah masyarakat terhadap hoaks dan ajakan terorisme, preventif yaitu upaya proaktif dengan melawan berita hoaks, dan gakkum yaitu menindak setiap pelanggaran berdasarkan UU yang berlaku," ujar Anggota BPET MUI Pusat, Makmun Rasyid.
Sementara, Ketua RMI NU Kabupaten Banjarnegara Nafis Atoillah mengatakan untuk melawan ekstremisme perlu gerakan berskala nasional untuk mengarusutamakan opini, pemahaman dan informasi tentang paham keagamaan yang ramah, moderat, toleran, dan berbagai karakter non-radikal lainnya.
"Kita perlu Gerakan Nasional Penanggulangan Ekstremisme Keagamaan di Dunia Maya,” kata dia. Baca juga: Kominfo: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga yang Berhak Lakukan Sertifikasi Jurnalis
Acara ini diharapkan dapat menjadi katalis baik bagi pemerintah maupun masyarakat untuk bersama-sama mencegah paham ekstremisme di media sosial. Karena ekstremisme berbahaya bagi kehidupan bangsa kita yang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika.
Anggota BPET MUI Pusat, Makmun Rasyid mengatakan demi melawan ekstremisme perlu upaya pencegahan dini yang mencakup tiga tahap. "Preemtif yaitu penguatan daya cegah masyarakat terhadap hoaks dan ajakan terorisme, preventif yaitu upaya proaktif dengan melawan berita hoaks, dan gakkum yaitu menindak setiap pelanggaran berdasarkan UU yang berlaku," ujar Anggota BPET MUI Pusat, Makmun Rasyid.
Sementara, Ketua RMI NU Kabupaten Banjarnegara Nafis Atoillah mengatakan untuk melawan ekstremisme perlu gerakan berskala nasional untuk mengarusutamakan opini, pemahaman dan informasi tentang paham keagamaan yang ramah, moderat, toleran, dan berbagai karakter non-radikal lainnya.
"Kita perlu Gerakan Nasional Penanggulangan Ekstremisme Keagamaan di Dunia Maya,” kata dia. Baca juga: Kominfo: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga yang Berhak Lakukan Sertifikasi Jurnalis
Acara ini diharapkan dapat menjadi katalis baik bagi pemerintah maupun masyarakat untuk bersama-sama mencegah paham ekstremisme di media sosial. Karena ekstremisme berbahaya bagi kehidupan bangsa kita yang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika.
(kri)
Lihat Juga :