Catat! Jamaah Haji Indonesia Dilarang Bawa Air Zam-Zam Masuk Bagasi
Jum'at, 24 Juni 2022 - 14:28 WIB
Kepala Daker Bandara Internasional AMAA Haryanto menyampaikan jamaah haji Indonesia dilarang untuk memasukkan air zam-zam ke dalam koper bagasi saat akan pulang ke Tanah Air. Foto/Kemenag
JAKARTA - Kepala Daker Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Haryanto menyampaikan jamaah haji Indonesia dilarang untuk memasukkan air zam-zam ke dalam koper bagasi saat akan pulang ke Tanah Air. Sebab mereka akan mendapat air zam-zam dalam kemasan 5 liter secara gratis dari pemerintah setibanya di Tanah Air.
“Termasuk air zam-zam. Bahkan perusahaan pengangkut mengingatkan bahwa 1 ml air pun dilarang dimasukkan ke bagasi,” ujar Haryanto dikutip dalam keterangan resminya, Jumat (24/6/2022). Baca juga: Kisah Ediwarno, Jamaah Buta dari Cilacap: Semoga Ada Mukjizat Saya Bisa Melihat Baitullah
Pada kesempatan itu, dirinya turut mengecek kesiapan gudang milik Jeddah Management Company (JMC) di Distrik Al Hamra Umm Al Jud, Mekkah, Kamis (23/6/2022). Perusahaan tersebut ditunjuk oleh Saudi Airline guna menyiapkan gudang yang akan memeriksa, mengurus, dan mengangkut barang bagasi milik jamaah haji Indonesia.
Sementara itu, Kasie Pelayanan dan Pemulangan (Yanmul) Daker Bandara Jeddah-Madinah, Edayanti Dasril Munir mengatakan barang bagasi jamaah haji Indonesia pada fase pemulangan akan dikumpulkan terlebih dahulu. Sebelumnya akan dilakukan penimbangan dengan bobot maksimal 32 kg.
Lalu proses City Check akan dilakukan di hotel. Jamaah langsung mendapat bukti bagasi atau claim tag dan boarding pass. Sehingga diharapkan tidak ada lagi barang-barang terlarang yang akan diangkut.
“Termasuk air zam-zam. Bahkan perusahaan pengangkut mengingatkan bahwa 1 ml air pun dilarang dimasukkan ke bagasi,” ujar Haryanto dikutip dalam keterangan resminya, Jumat (24/6/2022). Baca juga: Kisah Ediwarno, Jamaah Buta dari Cilacap: Semoga Ada Mukjizat Saya Bisa Melihat Baitullah
Pada kesempatan itu, dirinya turut mengecek kesiapan gudang milik Jeddah Management Company (JMC) di Distrik Al Hamra Umm Al Jud, Mekkah, Kamis (23/6/2022). Perusahaan tersebut ditunjuk oleh Saudi Airline guna menyiapkan gudang yang akan memeriksa, mengurus, dan mengangkut barang bagasi milik jamaah haji Indonesia.
Sementara itu, Kasie Pelayanan dan Pemulangan (Yanmul) Daker Bandara Jeddah-Madinah, Edayanti Dasril Munir mengatakan barang bagasi jamaah haji Indonesia pada fase pemulangan akan dikumpulkan terlebih dahulu. Sebelumnya akan dilakukan penimbangan dengan bobot maksimal 32 kg.
Lalu proses City Check akan dilakukan di hotel. Jamaah langsung mendapat bukti bagasi atau claim tag dan boarding pass. Sehingga diharapkan tidak ada lagi barang-barang terlarang yang akan diangkut.
Lihat Juga :