Prabowo-Cak Imin Bertemu, PKS: Jika Memang PKB dan Gerindra Berjodoh Ya Alhamdulillah

Minggu, 19 Juni 2022 - 15:56 WIB
"Artinya semua proses koalisi belum ada yang pasti, semua penjajakan. Hal ini biasa dalam politik, termasuk juga komunikasi kami dengan PKB. Istilahnya sebelum ada janur melengkung, semua masih bisa terjadi," kata Aboe, Rabu (15/6/2022).

Aboe juga mengakui untuk membangun sebuah koalisi tidak mudah, karena chemistry atau rasa keterikatan antarpartai harus bertemu. Syarat presidential threshold pun harus terpenuhi, karena PKB dan PKS saja belum cukup.

Baca juga: Koalisi dengan PKB dan PKS, Demokrat Klaim Akan Jadi Poros Utama

"Tak hanya itu, kita juga harus memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. Sebagai partai menengah ini adalah salah satu tantangan buat kami, karena PKB-PKS saja nggak cukup, harus cari satu partner lagi," katanya.

Ketika nanti koalisi tiga parpol itu sudah terbangun, kata Aboe, antaranggota koalisi juga harus membangun chemistry dengan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). "Tentunya ini masih memerlukan waktu, agar komunikasi dan penjajakan dapat dilakukan lebih baik lagi," kata Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!