AP2LN: Setiap Tahun Jepang Serap 40.000 Peserta Magang dari Indonesia
Selasa, 31 Mei 2022 - 20:51 WIB
"Situasi pandemi memang sempat membuat kami menunda pengiriman peserta magang ke Jepang. Hal ini demi kepentingan kesehatan para peserta magang terlepas dari aturan pemerintah Jepang dan pemerintah Indonesia. Puji syukur, ketika penerbangan ke Jepang kembali dibuka pada Maret 2022, anggota AP2LN telah menempatkan lebih dari 7.000 peserta magang ke Jepang," ujarnya.
AP2LN juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kedutaan Besar Jepang melalui counsellor, Mr. Imai Hiroyuki dan Mr. Sasaki Hiroki, yang telah menfasilitasi AP2LN kuota khusus sebanyak 120 permohonan aplikasi visa setiap hari selama dua bulan pertama melalui VFS Global, Jakarta. Di masa awal dibukanya perbatasan ke Jepang untuk peserta pemagangan, terjadi lonjakan antrean permohonan visa di hampir seluruh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Baca juga: Baca juga: Kunjungan ke BBG, Perusahaan Jepang Bidik Tenaga Kerja Terampil Asal Indonesia
Menurut Budiyanto, DPP AP2LN selalu berupaya memberi layanan terbaik kepada para anggota dengan bersinergi dengan beberapa pihak seperti maskapai Garuda Indonesia untuk layanan penerbangan bagi para peserta, Bank BNI untuk layanan pembiayaan peserta melalui fasilitas KUR yang saat ini sedang kita jajaki, bahkan di tahun ini AP2LN akan membuka kantor perwakilan di Jepang.
"Khusus untuk pembukaan kantor perwakilan AP2LN di Jepang merupakan suatu hal yang cukup krusial, karena dapat melayani permasalahan yang terjadi antara anggota AP2LN dengan AO (Accepting Organization) di Jepang. Selain itu juga dapat membuka peluang perluasan pasar penempatan bagi para peserta pemagangan dari Indonesia, di mana saat ini KBRI kita di Jepang belum memiliki atase ketenagakerjaan," tutur Budiyanto.
AP2LN juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kedutaan Besar Jepang melalui counsellor, Mr. Imai Hiroyuki dan Mr. Sasaki Hiroki, yang telah menfasilitasi AP2LN kuota khusus sebanyak 120 permohonan aplikasi visa setiap hari selama dua bulan pertama melalui VFS Global, Jakarta. Di masa awal dibukanya perbatasan ke Jepang untuk peserta pemagangan, terjadi lonjakan antrean permohonan visa di hampir seluruh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Baca juga: Baca juga: Kunjungan ke BBG, Perusahaan Jepang Bidik Tenaga Kerja Terampil Asal Indonesia
Menurut Budiyanto, DPP AP2LN selalu berupaya memberi layanan terbaik kepada para anggota dengan bersinergi dengan beberapa pihak seperti maskapai Garuda Indonesia untuk layanan penerbangan bagi para peserta, Bank BNI untuk layanan pembiayaan peserta melalui fasilitas KUR yang saat ini sedang kita jajaki, bahkan di tahun ini AP2LN akan membuka kantor perwakilan di Jepang.
"Khusus untuk pembukaan kantor perwakilan AP2LN di Jepang merupakan suatu hal yang cukup krusial, karena dapat melayani permasalahan yang terjadi antara anggota AP2LN dengan AO (Accepting Organization) di Jepang. Selain itu juga dapat membuka peluang perluasan pasar penempatan bagi para peserta pemagangan dari Indonesia, di mana saat ini KBRI kita di Jepang belum memiliki atase ketenagakerjaan," tutur Budiyanto.
Lihat Juga :