Ahli Hukum Tata Negara: Indonesia Butuh Reformasi Kedua

Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:29 WIB
Masalah hukum seperti itu menurutnya masih perlu diperbaiki. "Kita punya infrastuktur bagus, tapi secata subtansi kita rapuh luar biasa, dan yang membuat rapuh adalah aktor demokrasi itu sendiri," jelasnya.

Bivitri menegaskan Indonesia masih butuh Reformasi lagi yang lebih nyata. Ia berharap pemerintah dan pejabat-pejabat publik bisa bijak dan tanggap dengan peraturan serta undang-undang. Baca juga: Unik! Massa Demo Peringatan 24 Tahun Reformasi Nyanyikan Lagu Buruh Tani versi Koplo

"Mungkin kalangan kelas menengah tidak terlalu merasakan, tapi dampak krisis ini sangat terasa di kalangan menengah ke bawah. Jika hal ini tidak segera dibenahi, saya tidak yakin kita bisa menjalani 2025," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!