Ahli Infeksi Ingatkan Tujuh Tanda Bahaya DBD saat Pandemi Corona

Senin, 22 Juni 2020 - 14:09 WIB
"Namun, kalau hari ketiga tidak turun-turun juga, obatnya DBD sebenarnya adalah cairan, ketika dia kurang minum akhirnya pasti ada gejala-gejala, tanda bahaya warning sign kita sebutnya," kata Karyanti.

Ia mengatakan ada tujuh warning sign penting untuk mengetahui tingkat paling bahaya dari DBD . Ditandai di hari ketiga yakni timbul seperti sakit perut terasa nyeri, kemudian letargi atau lemas, perdarahan spontan, ada pembesaran hati, ada penumpukan cairan, dan dari pemeriksaan laboratorium biasanya ada peningkatan hematokrit. "Ini yang bermakna sama trombosit yang makin turun di bawah 100.000. Itu tingkat bahaya sekali DBD," ujarnya.(Baca juga: Waspada, 30 Orang di Salatiga Terkonfirmasi Positif DBD )

Ia pun mengatakan fase kritis dari pasien DBD ada di hari ketiga. “Yang kita takut di hari ketiga justru yang bahaya DBD yang kita sebut fase kritis. Karena di saat hari itu, biasanya bisa terjadi kebocoran dari pembuluh darah," kata Karyanti.

Kebocoran dari pembuluh darah ini yang membuat aliran darah ke otak berkurang, sehingga pasien DBD akan lemas dan tidur terus seharian. Asupan makan, minum sulit sehingga akan muntah-muntah, yang menimbulkan dehidrasi dan tidak buang air kecil lebih dari 46 jam.

"Nah itu tanda-tanda bahaya yang harus diwaspadai oleh orang tua, jika ada keluarga yang ada timbul gejala warning sign tadi, segera bawa ke rumah sakit," kata Karyanti.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!