Fahri Hamzah: Para Capres Belum Sadar Diimingi-imingi Tiket Palsu oleh Oligarki
Minggu, 01 Mei 2022 - 08:06 WIB
Fahri Hamzah mengkritik aturan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden yang masih berlaku dalam Pilpres 2024. Menurutnya, para capres 2024 semestinya berani mengupayakan agar ketentuan tersebut dihapus. Foto/Dok SINDO
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah mengkritik aturan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden yang masih berlaku dalam Pilpres 2024. Menurutnya, para capres 2024 semestinya berani mengupayakan agar ketentuan tersebut dihapus.
"Seharusnya para capres mengupayakan agar aturan 20% ambang batas pencalonan presiden dihapuskan," kata Fahri kepada wartawan, Minggu (1/5/2022).
Fahri berpandangan, para capres tersebut bisa dianggap mempunyai harga diri jika menolak aturan presidential threshold 20 kursi DPR RI atau 25 persen suara sah nasional dalam pemilu sebelumnya tersebut. Para capres juga bisa dianggap punya harga diri dan layak didukung kalau mereka menolak tiket kedaluwarsa untuk dijadikan tiket Pilpres 2024.
Baca juga: Membuka Pintu Capres Alternatif
"Seharusnya para capres mengupayakan agar aturan 20% ambang batas pencalonan presiden dihapuskan," kata Fahri kepada wartawan, Minggu (1/5/2022).
Fahri berpandangan, para capres tersebut bisa dianggap mempunyai harga diri jika menolak aturan presidential threshold 20 kursi DPR RI atau 25 persen suara sah nasional dalam pemilu sebelumnya tersebut. Para capres juga bisa dianggap punya harga diri dan layak didukung kalau mereka menolak tiket kedaluwarsa untuk dijadikan tiket Pilpres 2024.
Baca juga: Membuka Pintu Capres Alternatif
Lihat Juga :