Densus 88 Antiteror: Buat Chaos Jadi Cara NII Gulingkan Pemerintah
Jum'at, 22 April 2022 - 17:19 WIB
Dari pengakuan tersangka, Aswin menyebut, kekacauan yang ingin diciptakan oleh kelompok tersebut untuk menggulingkan pemerintahan hampir seperti yang terjadi ketika 1998. "Kalau yang mereka sampaikan ya jika terjadi seperti 98 ya. Tapi kita kan belum, ya masih mendalami ya apa yang mereka maksud itu kan ya. Ini merupakan keterangan awal dari penyidikan," ujar Aswin.
Baca juga: Bagaimana Cara Kelompok NII Gulingkan Pemerintahan Jokowi? Densus 88: Akan Kita Dalami
Meski begitu, Aswin mengaku, semua keterangan dari para tersangka terkait hal tersebut merupakan penyidikan awal. Sehingga, Aswin meminta untuk mengikuti proses hukum yang terus berkembang kedepannya.
"Penyidikan baru berjalan di awal ini. Kalau dari itungan waktu, proses penyidikan ini masih di awal-awal. Jadi saya kira ya kita sabarlah memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mendalami fakta dan keterangan yang ya masih bentuk puzzle lah ya," ucap Aswin.
Diketahui sebelumnya, penangkapan yang dilakukan oleh Detasemen berlambang burung itu terjadi di dua wilayah yakni Dhamasraya dan Tanah Datar, Sumatera Barat. "Dari 12 tersangka di wilayah Dhamasraya dan 4 tersangka di wilayah Tanah Datar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.
Baca juga: Bagaimana Cara Kelompok NII Gulingkan Pemerintahan Jokowi? Densus 88: Akan Kita Dalami
Meski begitu, Aswin mengaku, semua keterangan dari para tersangka terkait hal tersebut merupakan penyidikan awal. Sehingga, Aswin meminta untuk mengikuti proses hukum yang terus berkembang kedepannya.
"Penyidikan baru berjalan di awal ini. Kalau dari itungan waktu, proses penyidikan ini masih di awal-awal. Jadi saya kira ya kita sabarlah memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mendalami fakta dan keterangan yang ya masih bentuk puzzle lah ya," ucap Aswin.
Diketahui sebelumnya, penangkapan yang dilakukan oleh Detasemen berlambang burung itu terjadi di dua wilayah yakni Dhamasraya dan Tanah Datar, Sumatera Barat. "Dari 12 tersangka di wilayah Dhamasraya dan 4 tersangka di wilayah Tanah Datar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.
(cip)
Lihat Juga :