Kemendagri: Transformasi Digital di Organisasi Layanan Publik Butuh Tahapan Perubahan

Kamis, 21 April 2022 - 21:51 WIB
Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk melakukan akselerasi transformasi digital. Sebagai pembina Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) di bidang pembinaan administrasi kewilayahan dalam peningkatan tata kelola penyelenggaraan kewilayahan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan trantibumlinmas, Ditjen Bina Adwil memiliki peran strategis dalam mewujudkan transformasi digital di seluruh jenjang pemerintahan daerah.

Baca juga: Penerapan Identitas Digital untuk Percepat Pelayanan Publik dan Cegah Pemalsuan Data

"Untuk itu Ditjen Bina Adwil menjajaki kerjasama dengan Amazon Web Services (AWS) sebagai salah satu penyedia infrastruktur Cloud Computing yang memiliki komitmen tinggi untuk berinovasi dan mengoptimalkan pemanfaatan bermacam-macam sumber daya serta teknologi untuk komputasi kinerja tinggi, big data, artificial intelligence (AI), machine learning (ML), dan Internet of Things (IoT)," kata Direktur Jenderal Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri Safrizal, Kamis (21/4/2022).

Melalui kerjasama tersebut, AWS diharapkan dapat menyajikan kumpulan solusi dan layanan terlengkap, serta siap membantu dari ide yang kecil hingga kekuatan besar untuk mengubah sistem, mendorong edukasi dan peningkatan kualitas SDM, serta mengembangkan potensi untuk membantu layanan publik meraih kemajuan di era digital, melalui layanan Cloud Computing.

Namun setiap perubahan membutuhkan komitmen tinggi dalam prosesnya. “Selama 30 tahun Saya mengabdi di pemerintahan, dengan apa yang Saya pelajari dalam Ilmu Sosial, perubahan itu butuh staging. Jika civil society belum sampai pada tahap yang siap menerima, perubahan malah dapat menimbulkan chaos,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!