Guru Besar UI: Awas, Dexamethasone Tak Cocok untuk Pencegahan Covid-19
Kamis, 18 Juni 2020 - 12:48 WIB
Angka kematian tertinggi terjadi pada pasien yang membutuhkan ventilator dan tidak berikan dexamethasone, yakni sebanyak 41 persen. Pasien yang membutuhkan oksigen yang meninggal sekitar 25 persen dan tidak membutuhkan intervensi repirasi sebanyak 13 persen.
Kondisi berbeda terjadi pada pasien yang mendapatkan dexamethasone. Terjadi penurunan kematian hingga 1/3 kasus yang membutuhkan ventilator dan 1/5 pada kelompok yang mendapatkan oksigen. Uniknya, dexamethasone tidak mempengaruhi kematian pada pasien yang tidak membutuhkan respirasi.
“Jadi jelas dari hasil penelitian ini bahwa dexamethasone mempunyai efek terapi pada pasien Covid-19 dengan infeksi yang berat dan sedang. Tidak mempunyai efek pada pasien covid-19 yang ringan,” terang Ari Fahrial.
(Baca: Ilmuwan Rusia: Protein Kambing dan ASI Mungkin Kunci Perangi Covid-19)
Menurutnya, informasi ini penting diketahui oleh masyarakat kedokteran dan umum. “Untuk kasus yang ringan saja tidak efektif, apalagi jika obat ini digunakan untuk pencegahan infeksi Covid-19,” ucapnya.
Pria kelahiran 1966 itu mengungkapkan Dexamethasone selama ini dikenal sebagai obat dewa karena efek terapinya yang cepat. Dexamethasone biasa digunakan untuk orang dengan gatal dan radang.
Kondisi berbeda terjadi pada pasien yang mendapatkan dexamethasone. Terjadi penurunan kematian hingga 1/3 kasus yang membutuhkan ventilator dan 1/5 pada kelompok yang mendapatkan oksigen. Uniknya, dexamethasone tidak mempengaruhi kematian pada pasien yang tidak membutuhkan respirasi.
“Jadi jelas dari hasil penelitian ini bahwa dexamethasone mempunyai efek terapi pada pasien Covid-19 dengan infeksi yang berat dan sedang. Tidak mempunyai efek pada pasien covid-19 yang ringan,” terang Ari Fahrial.
(Baca: Ilmuwan Rusia: Protein Kambing dan ASI Mungkin Kunci Perangi Covid-19)
Menurutnya, informasi ini penting diketahui oleh masyarakat kedokteran dan umum. “Untuk kasus yang ringan saja tidak efektif, apalagi jika obat ini digunakan untuk pencegahan infeksi Covid-19,” ucapnya.
Pria kelahiran 1966 itu mengungkapkan Dexamethasone selama ini dikenal sebagai obat dewa karena efek terapinya yang cepat. Dexamethasone biasa digunakan untuk orang dengan gatal dan radang.
Lihat Juga :